Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Tak Beruntung Lahir Satu Generasi dengan Lionel Messi

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 16 Nov 2012

Cristiano Ronaldo Tak Beruntung Lahir Satu Generasi dengan Lionel Messi

Cristiano Ronaldo tidak beruntung terlahir satu generasi dengan seorang Lionel Messi. Demikian yang disampaikan oleh Jorge Valdano, legenda Real Madrid. Selain memuji King Leo yang disebutnya memiliki peluang terbesar meraih Ballon d’Or 2012, Valdano juga tidak segan memuji Barcelona yang berani memainkan anak-anak muda jebolan akademi La Masia. Sebaliknya, Valdano mengaku sedih, karena Real Madrid tidak memakai jalur yang sama dengan Barca, memakai pemain akademi sendiri.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Menjelang detik-detik penentuan Ballon d’Or 2012, seakan cuma kedua nama ini yang mencuat. Media memperbandingkan King Leo dan CR7 dalam setiap kesempatan. Bagaimana pendapat seorang Jorge Valdano, pria yang demikian dekat dengan Real Madrid?

Bagi Valdano yang pernah melatih Los Blancos pada tahun 1994 hingga 1996, Messi berpeluang besar menjadi pemain terbaik dunia tahun ini. Karena, demikian banyak rekor yang sudah dipecahkannya sepanjang tahun. Sebaliknya, Sang Filsuf Sepakbola, menyebutkan Ronaldo cukup sial harus terlahir berdekatan dengan King Leo.

“Messi sudah memenangi tiga (Ballon d’Or), tapi tahun ini adalah tahun terbaiknya. Rival terbesarnya adalah Cristiano Ronaldo, pemain luar biasa yang tak cukup beruntung karena lahir satu generasi dengan Messi.”

Tak hanya memuji Messi, Valdano juga menyebutkan Barcelona layak disanjung karena berani memainkan banyak jebilan akademi La Masia. Menurut pria berkebangsaan Argentina-Spanyol, Barca mengubah sepakbola di tangan mereka, menjadi sebuah budaya. Segala yang dipelajari para pemain junior di La Masia, diterapkan pula di Camp Nou, tempat para pemain utama berlaga. Dengan demikian, tak mengherankan jika saat ini begitu banyak pemain muda yang bisa berkembang di skuad Barca.

Sebaliknya, Valdano sedikit kecewa karena Real Madrid tidak mengoptimalkan para jebolan akademi mereka. Padahal, kualitas pemain junior Madrid tak kalah cemerlang.

“Dalam sejarah Real Madrid, akademi pernah memegang peranan penting bagi klub (menyumbang pemain muda untuk tim inti). Namun, zaman berubah. Adalah sebuah hal penting bagi klub untuk membuat para pemain jebolan akademi sendiri, menjadi bagian tim utama,” sebut Valdano.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda