Scroll to Top

Pijat Refleksi Bantu Kurangi Keluhan Pasien Kanker Payudara

By Ilham Choirul / Published on Friday, 16 Nov 2012

reflexology

Pijat refleksi ternyata bisa dijadikan pelengkap dalam pengobatan kanker. Hal ini terungkap dari studi yang dilakukan Gwen Wyatt, seorang profesor di College of Nursing. Wyatt melakukan pengujian terhadap sejumlah relawan yang mengalami kanker payudara dan mendapati ada manfaat yang muncul pada sebagian pasien setelah menjalani pijat refleksi.

Dalam studi ini ada 385 wanita yang dilibatkan. Mereka memiliki kanker payudara dan telah menjalani kemoterapi maupun terapi hormonal. Kondisi mereka rata-rata sudah stadium lanjut dan kanker telah menyebar ke berbagai sisi payudara.

Para relawan ini selanjutnya dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diberikan terapi pijat refleksi oleh pemijat tersertifikasi.  Kelompok kedua diberikan pijatan di kaki sebatas untuk memberikan efek sugesti (plasebo). Kelompok terakhir hanya menjalani pengobatan kanker dalam standar medis dan tidak mendapatkan terapi di kakinya. Mereka dicek kesehatannya pada minggu ke-5 dan ke-11.

Hasilnya, kelompok relawan yang mendapatkan pijat refleksi mengalami pengurangan sesak nafas. Penderita kanker payudara memang sering ditemui dengan tanda merasa sesak saat bernafas. Kelompok ini juga mampu menjalankan aktivitas harian lebih lancar.

Hasil serupa ternyata juga didapatkan pada kelompok yang mendapatkan pijatan sugesti. Ada perubahan yang mereka rasakan sekalipun pijatan di kaki mereka dilakukan tanpa bantuan tenaga ahli refleksi. Mereka menjadi tidak mudah lelah.

“Kami tidak mendapatkan perubahan yang mungkin kita harapkan pada gejala emosional, seperti kecemasan dan depresi. Perubahan paling signifikan yang didokumentasikan adalah pada gejala fisik,” kata Wyatt seperti dikutip Times of India.

Pijat refleksi adalah salah satu terapi pengobatan yang berumur cukup tua. Orang-orang di zaman Fir’aun diduga kuat sudah menemukan cara ini seperti yang termaktub pada temuan huruf hieroglyph. Pada pijat refleksi, titik-titik saraf dibagian kaki dirangsang dengan penekanan kuat yang akan mempengaruhi kebaikan pada fungsi organ tubuh bagian dalam dan kelenjar yang ada. Masing-masing titik ini terhubung dengan organ tertentu.

Studi ini diterbitkan dalam Oncology Nursing Forum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda