Scroll to Top

Arsene Wenger Sarankan Liga Inggris Dimulai Bulan Januari

By Wan Faizal / Published on Friday, 23 Nov 2012

Arsene Wenger

Pernyataan menarik yang sekaligus bisa menyulut perdebatan dikeluarkan oleh manajer Arsenal, Arsene Wenger. Orang Prancis itu menyarankan agar Liga Inggris nantinya dimulai pada bulan Januari seperti yang dilakukan MLS (Major League Soccer), J-League, dan Chinese Super League. Hal itu untuk mengatasi masalah kelelahan dan membantu penampilan klub-klub Inggris di pentas Eropa.

Wenger sepertinya berkaca pada nasib Manchester City dan Chelsea di Liga Champions. Kekalahan membuat posisi Chelsea untuk lolos ke babak berikutnya kian mengecil. Sementara The Citizens dipastikan tersingkir setelah hanya bisa menuai hasil imbang lawan Real Madrid. Hasil buruk itu tak akan terjadi andai jadwal di kompetisi domestik lebih bersahabat.

Tengok saja perbandingan dengan liga besar lain di Eropa. Saat klub-klub Serie-A Italia, Bundesliga Jerman, atau Liga BBVA Spanyol asyik libur saat jeda kompetisi di musim dingin, klub-klub Premier League masih harus bertarung di lapangan pada periode Boxing Day. Bukan tidak mungkin, efek kelelahan pada periode itu akan berimbas saat perwakilan Premier League berlaga di babak knock-out turnamen Eropa pada bulan Februari.

Bukan tanpa alasan pula Wenger asal bicara seperti itu. Pengalamannya saat berkarier di Liga Jepang  yang dimulai pada Januari, membuat Wenger berani memberikan usul tersebut.

“Saya mengerti pendapat itu merupakan sesuatu yang aneh karena orang-orang terbiasa dengan jadwal seperti sekarang ini. Namun saat saya berada di Jepang, kompetisi dimulai pada Januari dan berakhir November. Dan semuanya bisa berjalan normal,” papar Wenger.

“Semua sebenarnya sama saja. Memulai kompetisi di Januari tak akan mengubah jumlah pertandingan secara keseluruhan. Anda tidak akan mengalami situasi dimana pemain kelelahan karena harus bermain di dua ajang berbeda. Lagian, musim panas juga merupakan waktu yang bagus untuk bermain sepakbola.”

Wenger juga membantah kualitas dan pamor Premier League menurun andai kompetisi digulirkan pada Januari. Menurutnya, kompetisi di Inggris tersebut masihlah yang terbaik.

“Sepakbola Jerman sekarang sedang bangkit, begitu juga klub-klub Prancis. Sementara tim-tim Spanyol masih tetap konsisten. Namun semua sudah jelas. Premier League tetaplah liga terbaik karena ada sesuatu disini yang tidak dimiliki liga lain.”

Well, ada yang setuju dengan usul The Professor?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda