Scroll to Top

PSSI & KPSI Diminta Bersatu Oleh Adhyaksa Dault

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 04 Dec 2012

Kisruh PSSI dan KPSI yang tak kunjung berakhir di persepakbolaan nasional, akhirnya membuat seluruh pihak ikut turun tangan. Tidak terkecuali mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault.

Menurut Adhyaksa Dault yang pernah menjabat sebagai Menpora, kisruh persepakbolaan Indonesia berpusat pada dualisme PSSI dan KPSI.

Dari dualisme PSSI dan KPSI itulah, akhirnya merembet ke berbagai aspek termasuk kekuatan Timnas Indonesia.

Alhasil menurut Adhyaksa Dault, KPSI dan PSSI harus disatukan. Selain untuk membentuk kondisi yang kondusif pada kepengurusan, hal itu juga bermanfaat untuk memperkuat Timnas Indonesia dikemudian hari.

Disinilah menurut Adhyaksa Dault, peran aktif dari pemerintah yang diwakili Menpora Andi Malarangeng untuk mempersatukan keduanya.

“Terbaiknya, KPSI dan PSSI dipanggil bersatu dan Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) punya peran di situ” ungkap Adhyaksa Dault, Senin (3/12/2012).

Ketika dimintai komentarnya mengenai kegagalan Timnas Indonesia di AFF Cup 2012, Adhyaksa meminta agar Andi Mallarangeng segera memanggil pihak KPSI dan PSSI.

Menurut Adhyaksa Dault, para pemain yang kini justru menjadi korban dualisme kepengurusan sepakbola di Indonesia.

“Yang panggil Menpora. Kalau tidak, jadi korban pemainnya. Ini peran pemerintah, peran Menpora musti panggil dua-duanya biar bersatu” tegas Adhyaksa Dault.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Timnas Indonesia harus tersingkir di ajang AFF Cup 2012 setelah kalah bersaing dengan Malaysia dan Singapura.

Dari tiga laga yang telah dilakoni, Timnas Indonesia mengumpulkan poin 4 dari hasil 1 kali seri, 1 kali menang dan 1 kali kalah.

Timnas Indonesia pun gagal melangkah ke semi final, karena Singapura dan Malaysia sebagai 2 tim yang lebih berhak mewakili grup B melaju ke fase berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda