Scroll to Top

Jose Mourinho dan Punggawa Real Madrid Menyerah?

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 17 Dec 2012

Jose Mourinho dan Punggawa Real Madrid Menyerah

Real Madrid hanya mampu bermain seri 2-2 dengan Espanyol. Sementara itu, Barcelona, dengan dua gol yang diborong Lionel Messi, mampu menggilas Atletico Madrid 4-1. Lewat hasil ini, jarak 13 angka antara Barca dengan Madrid pun tercipta. Berat rasanya untuk menyalip pasukan Tito Vilanova yang tak tersentuh kekalahan. Maka, wajar jika kemudian Jose Mourinho berkata, bahwa secara logika, mustahil mengejar jarak yang terlalu banyak tersebut. Demikian pula dengan para punggawa Real Madrid seperti Iker Casillas dan Sergio Ramos.

“Dalam logika, sangat mustahil memenangi liga. 13 poin pada bulan Desember adalah jumlah yang banyak. Tapi, jika Anda tak bisa memenangi liga, Anda justru akan bermain melawan diri sendiri. Sangat krusial bagi tim untuk berkembang. Kami akan mencoba untuk menyelesaikan musim dengan sebaik mungkin,” demikian komentar The Special One.

Sementara itu, kapten tim, Iker Casillas, secara jantan memilih untuk menyalahkan para punggawa Madrid yang berlaga di lapangan.

“Kami terbobol enam gol dalam tiga pertandingan. Melawan Valladolid, Celta, dan sekarang Espanyol. Semua pemain di lapangan layak disalahkan atas hal ini, bukan hanya para pemain belakang. Ketika terjadi set pieces, yang bertahan tidak hanya kiper dan bek, tapi semua pemain. Esok hari, kami akan mencoba memperoleh energi, untuk berpikir mampu memotong jarak angka,” sebut Casillas.

Sang kapten juga sepakat dengan Jose Mourinho bahwa musim ini, Real Madrid kehilangan ambisi. Tak seperti musim lalu, ketika semangat tempur Madrid bisa dimaksimalkan selama 90 menit. Bahkan dalam laga melawan Espanyol kita bisa melihat Los Blancos seperti mencari aman ketika sudah menang 2-1.

“Jelas ada kekurangan ambisi. Ada kalanya kami tampil lebih baik atau lebih buruk (daripada laga melawan Espanyol). Ini bukan masalah ketidakberuntungan, tetapi segalanya tidak berjalan selancar musim lalu,” tambah pemain jebolan akademi Real Madrid.

Sergio Ramos, wakil kapten, berusaha untuk memompa semangat tim. Baginya, jarak 13 angka memang sangat besar. Tapi, tidak ada yang mustahil.

“Kenyataannya demikian. Selisih angka sangat besar. Tapi, saya berada dalam sudut pandang bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Kami akan berjuang mati-matian hingga menit terakhir,” sebut pemain yang dikenal sebagai penakluk wanita ini.

Jika jarak demikian jauh dari Barcelona, dan secara matematis sulit mengejar, mengapa Sergio Ramos, Iker Casillas, dan Jose Mourinho masih belum menyerah? Jawabannya karena ini adalah Real Madrid.

Ya, tim ini, hingga saat ini masih memegang rekor sebagai peraih gelar Liga Spanyol terbanyak. Perjalanan mereka merebut gelar Liga Champions kesepuluh pun, tak boleh terkotori oleh mental yang rusak karena liga semakin berat. Ya, karena tim ini menyandang nama Real Madrid, mereka tidak akan menyerah; akan terus berjuang di setiap pertandingan. Apa pun yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda