Scroll to Top

Real Madrid Krisis Karena Pemain Tidak Berniat Mencetak Gol

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 19 Dec 2012

Real Madrid Krisis Karena Pemain Tidak Berniat Mencetak Gol

Real Madrid mengalami ‘krisis’ karena produktivitas mereka jauh menurun dibandingkan musim lalu. Seakan-akan para pemain ‘tidak berniat’ mencetak gol. Hal ini bisa dilihat dari jumlah gol yang mereka cetak, dibandingkan dengan jumlah tembakan yang dilepaskan. Tercatat, musim 2012/2013 ini, Los Blancos mencetak 18 gol lebih sedikit dibandingkan musim lalu; ketika mereka dengan mudah menguasai Liga Spanyol.

Musim 2011/2012, siapa yang tidak ngeri melihat Real Madrid? Mereka memulai kompetisi dengan menghajar Real Zaragoza 0-6 dalam laga tandang. Los Blancos pun, pada titik yang sama seperti musim ini (pekan ke-16) sudah berada di puncak klasemen. Mereka meraih 40 angka. Alias, 7 poin lebih banyak daripada musim ini. Urusan mencetak gol, pun sangat signifikan. Saat itu, di pekan ke-16 Madrid sudah mencetak 56 gol. Dan inilah letak salah satu masalah sesungguhnya.

Jika dilihat hanya dari statistik, musim ini, Los Blancos mengalami penurunan produktivitas yang sangat telak. Misalnya saja di kompetisi domestik. Hingga pekan ke-16, mereka baru melepaskan 39 gol. Alias, turun 17 gol dibandingkan musim lalu.

Di Liga Champions, musim ini Madrid mencetak 15 gol. Sangat subur, tapi tetap saja kalah 4 gol dibandingkan musim lalu kala mereka mampu menciptakan 19 gol hanya di babak penyisihan grup.

Total, sepanjang pertengahan musim ini, Real Madrid telah menjaringkan 66 gol di semua kompetisi. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan total gol hingga pertengahan musim 2011/2012 yang mencapai 84 gol. Padahal, jumlah tembakan yang dilepaskan sangat mengerikan: 506 tembakan, dan 210 di antaranya tepat sasaran.

Bahkan, jika dibandingkan dengan musim lalu, sebenarnya jumlah tembakan kubu Los Blancos mengalami peningkatan. 506 tembakan musim ini, berbanding dengan 38 tembakan sepanjang pertengahan musim lalu. Apa artinya? Ada masalah ketajaman. Dan ini adalah muara dari kurangnya agresivitas di lapangan dan hilangnya kehausan mencetak gol; yang jauh berbeda dibandingkan dengan musim lalu.

Laga terakhir bisa menjadi gambaran apa yang terjadi dengan El Real sepanjang awal musim ini. Ketika berhadapan dengan Espanyol, pasukan Jose Mourinho melepaskan 28 tembakan. 11 di antaranya tepat sasaran. Dan, hanya dua gol yang tercipta. Artinya, untuk 1 gol, dibutuhkan 14 tembakan, dan lebih dari 5 shot on target.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda