Scroll to Top

Lionel Messi: Saya Ingin Menang Ballon d’Or Lagi

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 12 Jan 2013

Lionel Messi Saya Ingin Menang Ballon d'Or Lagi

Lionel Messi berharap dapat memenangi Ballon d’Or lebih banyak lagi. Ia juga mengaku, semestinya memberi ucapan kepada Cristiano Ronaldo, sang runner-up. Dan bagi Si Nomor 10 Barcelona, kenikmatan meraih gelar pemain terbaik dunia, masih kalah daripada kegembiraan meraih gelar bersama tim.

Empat Ballon d’Or. Dengan memenangi semua itu, Lionel Messi memecahkan rekor sebagai pengumpul terbanyak penghargaan tersebut. Meskipun demikian, bukan berarti King Leo tak ingin lebih. Kepada France Football ia berkata, “Saya berharap dapat memenangi (gelar ini) lebih banyak lagi, tapi ini bukan sebuah obsesi.”

Ketika disuruh memilih, mana Ballon d’Or yang paling berkesan kepadanya, Papa Leo kebingungan sendiri. Ia mengaku keempat Ballon d’Or senantiasa memberikan kesan berbeda sehingga sulit memilih yang mana.

“(Ballon d’Or) yang pertama di Paris, unik karena menjadi yang pertama bagi saya, dan ketika itu saya dikelilingi keluarga. Yang kedua, benar-benar tak terduga. Yang ketiga, ini menandai saya memperoleh jumlah yang sama dengan Platini, Cruyff, dan van Basten. Hal yang membuat saya bangga. Dan kini, saya melewati mereka. Setiap Ballon d’Or meninggalkan kesan berbeda,” kata Messi kepada France Football.

Meskipun sudah memenangi gelar ini empat kali, rasa gugup masih menyelimuti King Leo. Ia terus terang mengaku, tak menyampaikan segala yang dimauinya dalam ucapan sesaat setelah menerima penghargaan tersebut, tempo hari. Ada beberapa orang yang tak diberinya ucapan spesial, termasuk Cristiano Ronaldo.

“Saya tidak mengucapkan segala yang saya mau. Saya tak mempersiapkan apa pun dan tak menulis catatan apa pun. Tapi saya tak ingin melupakan seorang pun. Terutama Tito (Vilanova) dan (Eric) Abidal. Semestinya saya juga memberikan ucapan kepada Cristiano. Tapi, demikianlah. Hal ini selalu terjadi pada saya. Ketika gejolak perasaan menguasai, saya kehilangan kata-kata yang semestinya terucap,” sebut Messi.

Gelar individual sudah bertumpuk. Bukan berarti Messi kehilangan semangat untuk meraih gelar bersama Barcelona. Baginya, penghargaan pribadi, tak sebanding dengan gelar yang dicapai klub.

“Seperti yang saya katakan berkali-kali, meraih penghargaan individual, beda rasanya dengan memenangi gelar bersama tim. Anda tak bisa membandingkan rasa senang meraih penghargaan individual, dengan kegembiraan memenangi partai final. Mengangkat trofi dan berbagi perasaan dengan semua rekan satu tim. Tak ada perasaan yang lebih indah bagi seorang pesepakbola, daripada perasaan merebut gelar tadi.”

Dan bagi King Leo, ternyata momen paling spesial adalah kemenangan Barca atas Manchester United di final Liga Champions 2008-09 di Roma. Ketika itu, dengan unik Messi yang bertubuh pendek, mampu menaklukkan si jangkung Edwin Van Der Sar lewat tandukan.

“Kala mata terpejam, gambaran yang pertama kali muncul adalah malam ketika kami menang atas Manchester United di Roma (2-0). Saya memikirkan tandukan saya, dan betapa bahagianya semua orang setelah peluit terakhir dibunyikan,” kenang Sang Messiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda