Scroll to Top

Granada vs Real Madrid 1-0: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Bunuh Diri

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 03 Feb 2013

Granada vs Real Madrid 1-0

Cristiano Ronaldo memang mencetak gol, tapi Real Madrid kalah. Karena, gol yang dicetaknya bukan gol biasa, melainkan gol bunuh diri. Melawat ke Los Carmenes pada Minggu, 3 Februari 2013, pasukan Jose Mourinho yang kehilangan kreativitas harus menerima hasil pertandingan Granada vs Real Madrid skor 1-0. Meskipun Jose Mourinho melakukan tiga pergantian pemain untuk menghidupkan lini serang Los Blancos, skor Real Madrid vs Granada tidak berubah. Kelelahan setelah bertempur mati-matian di El Clasico menjadi salah satu pencipta nasib buruk Real Madrid. Hasil Liga Spanyol ini membuat langkah Los Blancos memperkecil jarak dengan Barca semakin sulit. Ini adalah kemenangan pertama Granada atas Los Blancos dalam empat dekade.

Real Madrid hadir ke Los Carmenes tanpa seorang Mesut Ozil. Maka, diletakkanlah Luka Modric untuk bertrio dengan Angel Di Maria dan Cristiano Ronaldo. Sementara itu pelatih baru Granada, Luis Alcaraz mengandalkan formasi serupa The Special One, 4-2-3-1 dengan mengandalkan kecepatan Nolito dan Gabriel Torje.

Jika pada El Clasico kita melihat Real Madrid yang mampu menekan kemana pun para pemain Barcelona bergerak, kali ini kita menyaksikan kebiasaan mereka melawan tim lemah: terlambat panas dan lini tengah kehilangan konsep. Hasilnya, ancaman terhadap Tono, kiper Granada juga minimal.
Kontras dengan yang ditampilkan Granada. Dengan standard mereka, pasukan Los Carmenes tak ciut nyalinya menghadapi lawan, yang musim lalu juga nyaris diimbangi di stadion yang sama. Hasilnya, adalah sebuah tendangan penjuru bagi tuan rumah di menit 22.

Pada menit tersebut, Cristiano Ronaldo memang mencetak gol. Tapi ia tak merayakannya; demikian pula dengan rekan satu tim. Bukan karena CR7 tengah bersedih, tapi karena ini adalah gol bunuh diri.

Granada vs Real Madrid (2)

Tertinggal 0-1, gedoran Real Madrid kurang menggigit. Maka, tidak ada pilihan lain bagi Jose Mourinho untuk mencopot dua pemain yang kurang gereget setelah turun minum. Sami Khedira digantikan oleh Karim Benzema dan Gonzalo Higuain dicopot untuk kehadiran Jose Callejon.

Madrid memang mendominasi permainan, tapi peluang tetap sedikit. Tembakan Cristiano Ronaldo di menit 61 masih bisa diblok Tono. Tak ada perkembangan berarti hingga satu jam, Marcelo dihadirkan.

Real Madrid terus tak berubah. Bahkan mereka cukup beruntung Luka Modric tidak mendapatkan kartu kuning kedua di menit 67 karena hand ball. Pertandingan terus berjalan stagnan dengan Granada yang membuat tembok kokoh mengeliling Tono dan cuma sesekali memberi kejutan lewat serangan balik.

Kiamat bagi Real Madrid muncul di menit 84. Jose Callejon yang mendapatkan umpan terobosan cantik, gagal menaklukkan Tono. Bola mengalir pada Karim Benzema. Namun, menghadapi gawang yang kosong, Benzema justru membidik sudut jauh dan tembakannya melebar.

Skor akhir -0 dan tidak ada yang lebih bahagia atas kemenangan pertama Granada selama empat dekade terakhir atas klub ibukota selain publik Los Carmenes yang bersorak kegirangan bahkan beberapa detik sebelum wasit meniup peluit panjang. Kekalahan kelima Real Madrid di Liga Spanyol dan sekali lagi kata selamat tinggal harus diucapkan.

Granada vs Real Madrid (3)

Granada (4-4-2): Tono; Nyom, Mainz, Inigo, Siqueira; M. Rico, Recio, Torje (Juanma ’87), Nolito (Iriney ’91); Aranda (Diego Buonanotte ’75), Ighalo

Real Madrid (4-2-3-1): Lopez; Arbeloa, Ramos, Varane, Coentrao (Marcelo ’63); Alonso, Khedira (Benzema ’46); Di Maria, Modric, Ronaldo; Higuain (Callejon ’46)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda