Scroll to Top

6 Cara Menjaga Organ Hati

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 10 Feb 2013

kunir

Hati atau liver adalah salah satu organ luar biasa yang dimiliki manusia. Organ ini seperti filter yang melindungi seseorang dari serangan penyakit. Misalnya, memecah lemak, menetralkan racun, pemicu kekebalan tubuh yang lebih baik, memroduksi berbagai enzim, dan sebagainya. Hati belum bisa digantikan dengan organ buatan. Cara kerjanya memang kompleks.

Oleh karena itu, melindungi liver itu sangatlah penting. Membiarkan organ ini sakit dapat mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang. Dikutip dari The Hindu, berikut ini beberapa cara untuk menjaga kesehatan hati:

  1. Jauhi overdosis dalam minum alkohol atau obat-obatan. Bahan kimia yang diproses oleh hati tidak bisa dilakukan dalam dosis tinggi. Sebaiknya jarangkan pemakaian obat kimia dalam jangka panjang dan berhenti mengonsumsi alkohol. Akumulasi bahan kimia di hati bisa menyebabkan hati mengeras dan membuatnya rusak secara permanen. Jadi pakai obat-obatan dengan dosis seperlunya saja.
  2. Kurangi makanan berlemak dan berkalori tinggi. Makanan jenis tersebut membuat hati bekerja lebih ekstra. Selain itu, hati juga dapat berlemak yang menyebabkan empedu menjadi lebih tebal. Akibatnya, bisa muncul kasus batu di kantong empedu. Rasa sakitnya bisa sangat menyiksa.
  3. Kenali makanan-makanan yang dapat merusak hati. Misalnya, ada beberapa jenis jamur yang dapat merusak hati begitu selesai dikonsumsi. Oleh karena itu, rajinlah memperbarui informasi tentang makanan yang menyehatkan tubuh dan yang bisa merugikan badan. Makanan berserat, termasuk dari jenis sayuran, adalah contoh makanan yang sebagian besar bersahabat untuk meningkatkan fungsi hati.
  4. Konsumsi antioksidan dari bahan alami. Banyak sekali jenis buah-buahan dan sayuran yang memiliki kandungan tinggi antioksidan. Brokoli, jeruk, manggis, dan wortel dalah beberapa di antaranya. Antioksidan ikut menjaga fungsi hati sekaligus menghindarkan diri dari serangan kanker atau tumor.
  5. Hindari makan atau minum yang ditempatkan dalam plastik. Seperti air mineral kemasan atau makanan yang ditaruh dalam plastik tipis lainnya, jika terpapar sinar matahari, bisa melepas senyawa mengenai makanan atau minuman. Ini kurang baik untuk hati. Terutama lagi, hindari pemakaian plastik hitam yang secara langsung mengenai makanan. Plastik hitam berkualitas paling rendah dibanding plastik putih.
  6. Lakukan pemeriksaan secara rutin kondisi hati. Pemeriksaan ini untuk mengetahui sejauhmana hati Anda sehat. Beberapa penyakit hati yang cukup dikenal adalah hepatitis A, B, dan C. Hepatitis A dan B sudah ada vaksinnya saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda