Scroll to Top

Cara Memilih Jagung Manis yang Benar

By C Novita / Published on Sunday, 17 Feb 2013

jagung manis

Jagung manis merupakan penganan yang lezat, sehat karena mengandung antioksidan, dan memiliki banyak manfaat. Aromanya yang wangi manis saat direbus atau dibakar sungguh menggugah selera siapa saja.

Namun, terkadang saat membeli jagung manis yang masih dibungkus daun, kita kecewa karena isinya yang kopong, dimakan ulat, atau merupakan jagung biasa yang tak manis.

Untuk menghindar dari kesalahan memilih jagung manis, jangan khawatir. Seperti dilansir oleh okefood, berikut ini adalah cara memilih jagung manis yang benar, agar Anda tak kecewa.

  • Berat. Jika jagung masih terbungkus daun, angkat dan rasakan beratnya. Jagung yang terasa ringan bisa jadi kopong dimakan ulat, atau tak sehat karena bulirnya tak padat.
  • Daun lembab. Perhatikan daun pembungkus jagung, atau jika perlu Anda buka sedikit bagian daunnya. Jika terasa lembab, maka itu merupakan jagung muda, segar dan kadar airnya masih tinggi. Jagung yang masih lembab dan segar serta muda, tak keras jika diolah.
  • Biarkan daunnya. Pilihlah jagung manis yang masih terbungkus daun, atau jika telah dikupas, masih dibungkus plastik. Ini mengurangi penguapan pada jagung dan mencegahnya kering dan mengeras. Selain itu, jagung manis yang masih terbungkus daun akan terasa lebih nikmat dan lezat.
  • Warna daun hijau terang. Warna daun jagung yang telah cukup umur untuk dimakan adalah hijau terang. Bagian rambut jagung yang menyembul keluar di ujung berwarna coklat tua atau hitam dan lembab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda