Scroll to Top

Vertu: Windows Phone 8 Terlalu Kompleks

By Ditya / Published on Monday, 18 Feb 2013
Vertu Ti
Vertu Ti

Vertu, pembesut smartphone Android Vertu Ti yang dibandrol dengan harga Rp 92 juta ini mengatakan bahwa pihaknya tidak membuat smartphone mewah yang menggunakan sistem operasi Windows Phone 8 karena Vertu menilai platfrom Windows Phone 8 terlalu rumit.

Awalnya, Vertu berencana akan membuat kembaran Vertu Ti yang menggunakan sistem operasi Windows Phone. Sayangnya, Vertu akhirnya mengurungkan niat untuk membuat smartphone mewah berbasis Windows Phone karena menganggap platform besutan Microsoft ini cukup rumit.

Vertu sendiri adalah mantan anak perusahaan Nokia yang kini telah berkonsentrasi dengan smartphone Nokia Lumia yang menggunakan sistem operasi Windows Phone besutan Microsoft.

Produsen Vertu terkenal karena jajaran produk ponsel mewah yang dibesutnya. Vertu Ti adalah smartphone Vertu pertama yang menggunakan sistem operasi Android yang dibuat dengan material yang cukup mahal, seperti kulit, titanium, emas, dan material mahal lainnya untuk menghadirkan smartphone Vertu Ti.

Spesifikasi smartphone Vertu Ti sendiri sebenarnya tak terlalu ‘wah’ jika dibandingkan smartphone Android lainnya. Vertu Ti mengusung layar berukuran 3,7 inci dengan resolusi WVGA 480 x 800 piksel yang menggunakan kaca safir anti gores.

Dapur pacu smartphone Vertu Ti ditenagaioleh chipset Qualcomm Snapdragon S4 dengan prosesor dual-core Krait yang berlari dengan kecepatan 1,5GHz dan menggunakan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean dan dilengkapi kamera dengan resolusi 8 megapiksel.

Seperti yang dilansir dari TomsHardware (17/02/2013), Vertu dikabarkan akan tetap menggunakan sistem operasi Android untuk smartphone besutannya di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda