Scroll to Top

Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Kalah

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 21 Feb 2013

trauma

Memperhatikan kebiasaan hidup itu penting. Kebiaan yang asal-asalan bisa membuat masalah dalam hidup. Orang yang hidup dengan kebiasaan dan cara berpikir yang positif, lebih mungkin untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dibanding orang dengan sikap sebaliknya.

Dikutip dari MindBodyGreen, ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa mempengaruhi kehidupan Anda. Inilah kebiasaan negatif tersebut:

  1. Sering berpikir negatif. Biasanya hal ini dipicu oleh ketakutan-ketakutan yang dimunculkan sendiri di dalam pikiran. Kalau terus dilakukan, maka Anda tidak akan pernah bisa mencapai tujuan yang hendak dicapai. Misalnya, saat Anda takut untuk melamar orang yang dicintai, maka Anda tidak akan pernah bisa mendapatkannya. Bisa jadi, dia malah dilamar duluan oleh orang lain. Mulai sekarang, pandang semua masalah Anda secara positif. Kegagalan pun pasti memunculkan sisi postif yang bisa dijadikan pembelajaran. Percaya diri saja menghadapi semua tantangan.
  2. Suka membandingkan diri dengan orang lain. Ada hal yang mesti Anda sadari bahwa setidap orang tidak diciptakan sama. Dan, setiap orang pasti dibekali keunggulannya sendiri-sendiri. Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan menjadikan Anda minder. Padahal, Anda sendiri pun mungkin mampu lebih baik dari orang yang selalu Anda jadikan perbandingan. Upgrade kemampuan Anda dan yakinlah dengan kemampuan Anda untuk berbuat. Kenali sisi menonjol yang Anda miliki.
  3. Selalu takut memandang masa depan karena trauma masa lalu. Sangat wajar saat seseorang mengalami suatu kejadian, membuatnya merasa takut memandang ke depan pada hal yang sama. Namun, batu sandungan masa lalu jangan lantas menjadikan Anda seorang pengecut.  Misalnya, kalau Anda saat ini dipecat dari perusahaan, bukan berarti Anda tidak ada harapan lagi. Jalan rezeki masih banyak dan Anda bisa memilih satu dari sekian juta jenis pekerjaan. Dibuat mudah saja trauma masa lalu. Jadikan kenangan buruk itu untuk amunisi Anda menghadapi masa depan.
  4. Terlalu bergantung pada harapan atau rencana.  Setiap orang punya rencana besarnya sendiri untuk masa depan. Semua mungkin sudah direncanakan sampai tahap eksekusinya. Namun, jangan lantas Anda terlalu fokus dengan rencana besar tersebut sampai berpikir seperti robot. Atur jalan menuju impian Anda secara luwes, dinikmati, dan sesuaikan dengan situasi. Tidak memberikan toleransi terhadap sesuatu yang baru pada proses mencapai impian Anda malah mungkin menimbulkan stres lebih berat.
  5. Tidak mendengarkan kata hati Anda. Banyak orang yang lebih menuruti hawa nafsunya dibanding kata hatinya. Misalnya mengonsumsi narkoba, merokok, minum alkohol adalah tindakan yang merusak fisik, mental, dan mungkin sosial. Setiap orang sudah tahu bahayanya. Namun, tidak setiap orang mau mendengarkan kata hati untuk meninggalkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda