Gara-gara Jose Mourinho, Camp Nou Berganti Nama

Setelah Real Madrid berhasil menaklukkan Barcelona di Camp Nou dalam ajang Copa del Rey 2013, ada guyonan menarik. Gara-gara Jose Mourinho, stadion keramat Barca tersebut berganti nama menjadi “Camp Mou”. Ya, The Special One terbukti beberapa kali memperoleh hasil spektakuler bagi timnya –tak hanya Real Madrid— di kandang Barcelona. Sebelum membawa El Real berjaya di Camp Nou, Mou juga sukses mengantar Chelsea dan Inter Milan menaklukkan stadion ini.

Sebagai contoh, adalah, apa yang terjadi pada musim 2006-07. Ketika itu, The Special One masih menangani Chelsea. Tepatnya, pada 31 Oktober 2006. Ketika itu gol Didier Drogba di menit terakhir membuat Barcelona harus bermain imbang 2-2, dan akhirnya harus puas lolos sebagai runner-up Grup A.

Lain lagi dengan sepuhan Mou di Internazionale. Pada semifinal Liga Champions musim 2009-10, Inter memang kalah 1-0 di Camp Nou. Namun, hal ini sudah membuat mereka lolos ke partai puncak karena lolos dengan agregat 3-2.

Kita tidak akan melupakan perayaan Jose Mourinho kala itu, yang mengacungkan jari telunjuk dan berlari dengan pongah. Inter tidak hanya berangkat ke final. Banyak yang berkata, pada titik itulah, Mou sukses menggaet hati seorang Florentino Perez.

Ketika melatih Real Madrid, sudah dua kali Mou menjinakkan kekeramatan Camp Nou. Pertama, musim lalu, ketika di bulan April, Real Madrid memastikan gelar Liga Spanyol di stadion ini. Via, kemenangan 1-2.

Dan musim ini, tiket ke final Copa del Rey 2013, didapatkan Mourinho dengan cara yang hampir mirip. Tiga gol dilontarkan kepada Lionel Messi dkk. Jadilah Camp Nou menjadi “Camp Mou”.