Scroll to Top

Inilah Alasan Perlunya Sejenak Lepas dari Teknologi

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 10 Mar 2013

menyetir

Kemajuan teknologi memang membuat banyak pekerjaan menjadi serasa praktis untuk dikerjakan. Susahnya mengetik dengan mesin ketik, mengirim pesan surat yang sampai dalam beberapa hari, hingga menelepon dengan biaya mahal tidak lagi ditemui pada kebanyakan orang saat ini. Teknologi membuat semuanya bekerja secara cepat dan efektif.

Namun, ada kalanya seseorang mesti lepas dari teknologi. Seperti dikutip Huffington Post, beberapa pekerjaan sebaiknya dilakukan tanpa memakai perangkat teknologi secara berlebihan. Membatasi penggunaan teknologi itu perlu karena alasan berikut ini:

  1. Menganggu konsentrasi dan menurunkan produktivitas. Biasanya ini terjadi pada orang yang sudah terlalu maniak terhadap teknologi. Pengguna gadget, seperti Balckberry atau handheld android, mungkin tangannya tidak mampu dilepaskan dari perangkat tersebut kala bekerja. Inginnya terus mengutak-atik gadget. Perlu dipahami, termasuk ponsel yang berdering hingga cahaya dari gadget bisa membuat perhatian Anda teralihkan. Sekali pun manusia memiliki kemampuan multitasking atau mengerjakan berbagai hal secara bersamaan, keberadaan gadget tau produk teknologi lainnya bisa menjadi sebuah gangguan. Jadi, tidak ada salahnya Anda mematikan sementara gadget Anda ketika melakukan sesuatu yang memerlukan perhatian lebih.
  2. Meningkatkan risiko terkena stres. Sebuah survey yag dilakukan di Inggris mengungkapkan, orang-orang yang terlalu aktif di media sosial lebih suka membandingkan kehidupan dirinya dengan teman-teman dunia mayanya. Inilah salah satu hal yang membuat seseorang kurang menyukuri hidupnya dan tenggelam dalam stres. Mereka menjadi cemas hidupnya dan mulai terkena gangguan yang dinamakan Anxiety Disorder Social Media.
  3. Mengganggu waktu tidur harian. Menurut studi dari National Sleep Foundation, 95 persen dari kita menggunakan produk tenologi satu jam sebelum akhirnya terlelap di malam hari. Mungkin Anda tidak bisa lepas dari teve, laptop, ponsel, hingga video sekali pun Anda sebenarnya sudah lelah di malam hari dan siap tidur. Selain itu, teve atau layar monitor yang dibiarkan menyala dapat membuat Anda lebih terjaga disebabkan pengaruh gelombang cahaya biru terhadap otak. Kurang tidur dalam tahap kronis bisa memicu masalah pada memori otak, serangan jantung, obesitas, stroke, dan gangguan kesehatan lain yang lebih menakutkan.
  4. Mengganggu proses kreativitas. Sebuah studi di tahun 2012 lalu mengungkapkan, menghabiskan waktu di alam tanpa terganggu oleh perangkat elektronik, dapat meningkatkan skor kreativitas seseorang.
  5. Mengalami cedera tubuh. Penyebabnya, misalnya, saat Anda menghabiskan sebagian besar waktu di depan layar komputer maka jari hingga ke lengan Anda bisa merasa nyeri. Selain itu, tubuh yang selalu membungkuk saat bekerja dengan komputer mengakibatkan masalah pada postur tubuh dan masalah otot kaku. Belum lagi, orang yang kebanyaka duduk bisa terkena masalah emboli paru hingga gangguan jantung karena peredaran darah kurang lancar di area pantat.
  6. Menimbulkan risiko kecelakaan. Sudah banyak bukti bahwa orang yang memanfaatkan ponsel atau perangkat elektronik lain saat berkendara, memudahkan orang tersebut kehilangan konsentrasi. Saat sekadar membuka ponsel, ada jeda waktu sekitar lima detik lebih yang membuat Anda lengah dari berkonsentrasi. Ini waktu yang sangat cukup untuk membuat Anda tertimpa kecelakaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda