Scroll to Top

PSSI Akan Di Protes Besar-besaran Oleh Bonekmania?

By Agus Prasetyo / Published on Monday, 01 Apr 2013

Merasa dirugikan dengan hasil KLB PSSI Maret 2013 lalu, Bonekmania berencana melakukan protes kepada PSSI. Hal itu tidak terlepas dari keputusan KLB yang meniadakan Persebaya Surabaya karena bermain di kompetisi IPL

Dalam konfirmasinya Andi Peci, seorang pentolan Bonek asal Manukan Surabaya membenarkan hal tersebut.

“Kami segera kirim surat ke Presiden SBY, Menpora dan PSSI atas tindakan sistemik penghilangan sejarah Persebaya. Tentu akan ada gerakan aksi atas penzoliman persebaya ini” tegas Andi Peci, seperti yang dilansir Beritajatim.

Penghilangan sistemik yang dimaksud Peci adalah hasil Kongres Luar Biasa PSSI pertengahan Maret 2013 lalu.

PSSI memutuskan dalam unifikasi liga 2014, Persebaya yang berlaga di IPL tidak akan diakomodasi di kasta liga tertinggi.

Senada dengan rekannya, Andhi Mahligai Bonek asal Magetan juga mengatakan jika hasil KLB terkait keberadaan Persebaya merupakan langkah politik dalam sepakbola yang ahistoris dan tanpa dasar hukum.

“Rekonsiliasi yang didengungkan pun juga hanya omong kosong, karena yang terjadi adalah okupasi secara sepihak rezim lama yang kembali ke PSSI, dengan menyingkirkan klub penentang mereka” tegasnya.

“Langkah Pak Gede dengan protes ke menteri sudah tepat, karena Roy Suryo yang telah memfasilitasi KLB yang merupakan okupasi secara sepihak dari KPSI dengan dalih rekonsiliasi” tambah Andhi.

Andhi juga mempertanyakan konsistensi sikap Roy Suryo yang dianggap tidak membela klub IPL yang dirugikan dari hasil KLB.

“Dulu Klub ISL dibela oleh Roy Suryo. Sebagai pihak yang mengaku netral harusnya Roy juga memikirkan nasib klub IPL yang sama sekali tidak diuntungkan dengan hasil KLB kemarin” sesal Andhi.

Persebaya memang menjadi salah satu klub yang menentang rezim PSSI di masa kepemimpinan Nurdin Halid.

Bahkan sebagai bentuk perlawanan terhadap PSSI, Persebaya memilih berlaga di Liga Primer Indonesia yang saat itu tak diakui Nurdin Halid.

Nurdin pun melanjutkan dengan membuat surat keputusan pembentukan tim dan pengurus Persebaya tandingan, menggantikan Persebaya yang menyeberang kompetisi.

Kini Bonek mendukung langkah manajemen Persebaya yang melayangkan surat protes ke Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo dan menempuh jalur hukum.

“Semua ini langkah awal untuk melakukan perlawanan atas hasil KLB yang ingin menghilangkan Persebaya yang asli” ungkap Husin, moderator salah satu laman Bonek di Facebook.

Dukungan terhadap langkah manajemen untuk memperjuangkan eksistensi Persebaya yang diperkuat Andik Vermansyah dan kawan-kawan ini datang juga dari Bonek di Jember.

“Demi menyelamatkan Persebaya, keputusan manajemen harus didukung” tegas Muche Muhammad, salah satu tokoh Bonek di Jember.

Namun keputusan PSSI yang meniadakan keberadaan Persebaya yang berlaga di LPI ini, memang menyatukan manajemen dan Bonek.

Selama ini Bonek bersikap kritis terhadap manajemen, terutama soal keputusan memindahkan beberapa laga kandang ke luar Surabaya.

Namun dalam urusan penyelamatan Persebaya, Bonek berada di belakang Manajer Gede Widiade dan Komisaris Utama Saleh Ismail Mukadar.

“Kami tidak melihat siapa orangnya, entah itu Gede atau siapapun. Asal tindakannya untuk membela Persebaya, akan kami dukung. Dalam situasi seperti ini, semoga banyak tokoh sepak bola Surabaya dan orang-orang yang cinta Persebaya bersatu membebaskan klub ini dari penzaliman sistemik” harap Peci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda