Scroll to Top

Hasil IPL 2013: Persema Malang Vs Persijap Jepara Skor 0-4

By Aditya / Published on Saturday, 13 Apr 2013

Persijap Persema

Malang bagi Persema Malang. Bermain di Stadion Gajayana yang menjadi markas mereka sendiri, tim sekota Arema Indonesia itu justru dilibas tamunya, Persijap Jepara, dengan skor telak 0-4 dalam lanjutan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) yang digelar Sabtu (13/4/2013) sore tadi. Persema Malang yang sempat ragu untuk melanjutkan kompetisi IPL 2013 ini ternyata tak berdaya menghadapi Laskar Kalinyamat yang bertindak sebagai tim tamu.

Dua gol kemenangan Persijap dicetak oleh Agung Supriyanto. Striker muda yang cukup bermain cemerlang bersama Timnas Indonesia U-22 ini membobol gawang tuan rumah di menit ke-72 dan 90 di akhir laga. Sementara dua gol Persijap lainnya lahir dari aksi Mahrus Bachtiar pada menit ke-18 dan Walter Brizuela di menit ke-52.

Kemenangan besar di kandang Persema tersebut tak pelak disambut suka-cita oleh seluruh pecinta Persijap. General Manajer (GM) Persijap, Muhammad Said Bassalamah, memuji permainan anak-anak Jepara yang tampil disiplin kendati pertandingan berlangsung di bawah guyuran air hujan yang turun cukup deras.

“Alhamdulillah kami bisa menang. Kami menekan Persema sejak menit awal tapi tidak melupakan pertahanan. Pemain belakang Persijap main disiplin sampai menit akhir,” ujar Muhammad Said Bassalamah setelah laga usai.

Meskipun timnya meraih kemenangan, namun Muhammad Said Bassalamah menilai Persema Malang sebenarnya sudah tampil cukup baik. Hanya saja, karena dihuni oleh banyak pemain muda, tim berjuluk Laskar Ken Arok itu agak gugup saat melawan Persijap.

“Mungkin karena (para pemain Persema) masih muda jadi kurang pengalaman dan agak grogi,” kata Muhammad Said Bassalamah.

Hal tersebut diakui oleh Asisten Manajer Persema, Dito Arief. Selain menurunkan materi pemain muda, timnya memang sedang mengalami banyak masalah, dari persiapan, pergantian pelatih, hingga persoalan keuangan, sehingga tampil tak maksimal.

“Persema sebagian besar dihuni pemain muda, tapi dua orang tadi sama sekali belum pernah main di kompetisi. Di samping itu fisik pemain memang kedodoran,” aku Dito Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda