Scroll to Top

FAA: Pembajakan Pesawat Melalui Android Tak Mungkin Dilakukan

By Ditya / Published on Sunday, 14 Apr 2013

Airplane

FAA (Federal Aviation Administration) dan EASA (European Aviation Safety Administration) menegaskan bahwa pembajakan pesawat melalui hacking menggunakan smartphone Android seperti yang didemokan oleh Hugo Tesco itu tak mungkin dilakukan.

Beberapa waktu lalu, seorang hacker dan konsultan keamanan bernama Hugo Tesco mendemokan cara melakukan pembajakan pesawat menggunakan smartphone Android di ajang Hack in a Box Security Conference. Hugo Tesco memanfaatkan framework SIMON dan antarmuka aplikasi Android bernama PlaneSploit.

Menurut Hugo Tesco, pesawat dapat dibacak karena menggunakan dua sistem penerbangan, Automated Dependent Surveillance-Broadcast dan Aircraft Communications Addressing and Reporting System yang tidak terenkripsi. Hugo Tesco mendapat software kode penerbangan dan pemancar radio dari eBay dan harus bekerja dengan menciptakan metode pembajakan pesawat.

Hugo Tesco menggunakan kode untuk menemukan masalah kerentanan dalam pesawat terbang virtual, dan melalui masalah ini ia menggunakan aplikasi Android yang disebut PlaneSploit untuk mengambil kendali dari pesawat jet Boeing dengan memanfaatkan modus autopilot.

Rockwell Collins, yang merupakan perusahaan yang membuat sistem yang menjadi target pembajakan, mengatakan bahwa Hugo Tesco menggunakan pesawat virtual sebagai percobaan, dan metode seperti ini tidak akan bekerja dengan pesawat sungguhan. Anda yang sering menggunakan pesawat terbang bisa bernafas lega mengenai ini.

“FAA menyadari bahwa informasi konsultan teknologi Jerman telah menuduh dia telah mendeteksi masalah keamanan dengan Honeywell NZ-2000 Flight Management System (FMS) hanya menggunakan komputer desktop.”

“Teknik yang dijelaskan tidak bisa digunakan mengendalikan sistem autopilot pesawat yang menggunakan FMS atau mencegah pilot dari mengesampingkan autopilot. Oleh karena itu, seorang hacker tidak dapat memperoleh ‘kontrol penuh dari sebuah pesawat’ seperti yang diklaim konsultan teknologi dan hacker tersebut,” pernyataan FAA yang dikutip dari Slashgear (13/04/2013).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda