Scroll to Top

Mario Balotelli Masuk 100 Orang Berpengaruh Versi Time

By Naqib Najah / Published on Friday, 19 Apr 2013
Mario Balotelli AC Milan
Mario Balotelli

Waw, kabar mengejutkan datang dari striker bengal AC Milan, Mario Balotelli yang masuk 100 orang berpengatuh tahun 2013 versi majalah Time.

Beberapa waktu lalu, majalah Time merilis 100 tokoh paling berpengaruh pada tahun 2013. Mario Balotelli yang biasanya diberitakan sebagai striker bengal atau kontroversi lainnya, ternyata masuk ke dalam 100 nama beken tersebut. Balotelli masuk dalam kategori ‘Ikon’ dari kalangan orang terkenal, namanya pun bersanding dengan Aung San Suu Kyi, Michelle Obama, Daniel Day-Lewis, Justin Timberlake, dan Beyonce.

Atas prestasi ini, legenda Chelsea asal Italia, Gianfranco Zola turut berkoemntar. Baginya, Balotelli layak mendapatkan prestasi ini. Ia memang pemain hebat yang mempunyai pengaruh luar biasa.

Berikut pendapat Zola mengenai prestasi eks pemain Manchester City ini:

“Mario punya seluruh kualitas untuk menjadi seorang pemain top: kekuatan dan kemampuan atletis, selain juga pemahaman bagus mengenai permainan sepakbola–semuanya positif,” tegas Zola sebagaimana dilansir majalah Time.

“Saya pernah bekerja sama dengan Mario untuk periode singkat di timnas Italia U-21. Saya langsung menyukainya. Saya suka caranya mengatur diri sendiri dan ketenangannya di banyak situasi. Mario bisa mengabaikan hal-hal di sekitarnya. Cuma pemain besar yang bisa melakukannya.”

“Mario bisa bermain dalam pertandingan-pertandingan bear dan menangani momen-momen krusial, tapi ia harus bisa terus memegang kendali diri. Ini penting buatnya.”

“Dari kejauhan, orang mungkin berpikir ia adalah orang gila, tapi ia tidak begitu. Mario adalah orang yang menyenangkan, sangat rendah hati dan amat lucu. Saya bisa menjamin bahwa ia selalu mudah ditangani. Ia telah kembali ke Italia dari Inggris sebagai pemain yang mengundang perhatian. Kini ia harus memastikan ia tetap bisa memegang kendali diri dan fokus. Mario suka tekanan, tapi untuk bisa sukses, kuncinya adalah menemukan keseimbangan,” tutup Zola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda