Scroll to Top

TweetDeck Tak Lagi Mendukung Facebook Per 7 Mei

By Ibnu Azis / Published on Saturday, 20 Apr 2013

Tweetdeck

Awal Maret silam Twitter membuat kebijakan yang cukup mengejutkan. TweetDeck, aplikasi yang diakuisisi pada tahun 2011 lalu bakal tak lagi mendukung integrasi ke Facebook. Tanggal ‘pembunuhan’ integrasi ini telah ditentukan. Twitter memutuskan per 7 Mei layanan tersebut tidak tersedia.

Tentu saja sangat disayangkan penerapan kebijakan ini. Sebagaimana diketahui sebelumnya, TweetDeck salah satu aplikasi desktop favorit pengguna. Sesuai namanya, netizen bisa mengatur segala akun media sosial dalam satu deck.

Mulanya memang TweetDeck tak hanya mendukung akun Facebook dan Twitter saja. Mulanya pula aplikasi ini cuma hadir di desktop saja. LinkedIn, Google Buzz, Foursquare, dan MySpace bahkan pernah didukung TweetDeck.

Namun pasca akuisisi 2011 lalu oleh Twitter, segalanya berubah. Dana yang digelontorkan sekitar USD 40 juga tidak disia-siakan oleh Twitter. TweetDeck kemudian hanya mendukung Twitter dan Facebook saja di ‘deck’ mereka.

Tak hanya itu saja, TweetDeck kemudian hadir tak hanya di sebuah aplikasi desktop (Air). Aplikasi di smartphone pun disediakan (iOS dan Android). Sejurus kemudian hingga hari ini, lewat posting di blog TweetDeck, Twitter resmi memutus integrasi Facebook dengan kata lain hanya mendukung Twitter saja.

TweetDeck menjelaskan lakukan kebijakan demikian ingin fokus ke aplikasi berbasis web. Ini berarti TweetDeck kemungkinan hanya hadir dalam dua wajah: situs (Web.TweetDeck.com) dan ekstensi di Google Chrome.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda