Scroll to Top

UN 2013 Gagal?

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 20 Apr 2013

UN 2013 Gagal

UN 2013 gagal? Demikian  yang ramai dibicarakan belakangan ini. Serangkaian masalah muncul dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2013. Mulai dari penundaan ujian, kecurangan, hingga naskah soal yang kurang. Bahkan, mencuat isu agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhamad Nuh, harus mundur dari jabatannya. Apakah ini solusi?

Ya, tahun ini bagaikan titik puncak perdebatan apakah Ujian Nasional perlu dilakukan atau tidak. Ketidakberesan yang terjadi sepanjang UN 2013 bagaikan pemicu untuk dikeluarkannya komentar negatif tentang ujian kelulusan ini.

Semisal, apa yang dituturkan oleh Syamsul Bachri, wakil ketua Komisi X DPR RI. Kepada Okezone pada Kamis (18/4) lalu ia menyatakan, “Segera kita akan panggil menteri untuk meminta pertanggungjawaban. Ini (ujian nasional) adalah kegagalan. Berantakan penyelenggaraan UN tahun ini. Segalanya akan menjadi bahan evaluasi. Intinya UN tidak dijalankan dengan baik, manajemennya memang sangat buruk.”

Dalam redaksi berbeda, Abduh Zein, Praktisi pendidikan dari Universitas Paramadina, menunjuk titik lain permasalah UN. Menurutnya, kegiatan ini tidak sesuai dengan hukum karena MA (Mahkamah Agung) pada 2009 lalu telah memenangngkan gugatan citizen lawsuit seputar pelaksanaan UN. Abduh juga mengkiritik kinerja orang-orang di Kemendikbud yang kurang memuaskan.

“Tahun 2013, kalau diliat dari proses penyelenggaraannya, merupakan puncak kulminasi kegagalan di balik manajemen Kemdikbud yang bekerja tidak berdasar akal sehat. Sekali lagi, ini bukan masalah teknis, ini masalah human error. Tapi, di balik ini semua adalah masalah nalar,” tegasnya seperti dikutip Kompas.

Nasrullah Larada, yang merupakan anggota Komisi X DPR, juga meminta Mendikbud untuk mengakui UN kali gagal. Ia menyorot lemahnya pengawasan Kemendikbud pada hal-hal mendasar sehingga UN bisa tertunda dua kali di beberapa daerah.

“Dalih apapun yang dilontarkan Mendikbud, hanya ah upaya untuk menutup kelemahan dan kesalahan. Tragedi ditundanya UN sampai dua kali di beberapa sekolah dan provinsi, cermin bahwa fungsi kontrol dan pengawasan di Kemendikbud tidak berjalan,” katanya kepada Tribunnews.

Nasrullah akhirnya meminta KPK untuk bertindak. Baginya, KPK perlu membentuk tim penyelidik untuk membongkar ada apa di balik proyek UN 2013.

Foto: ujian-nasional.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda