Scroll to Top

Gejala Mendadak Serangan Stroke

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 14 May 2013

gejala stroke

Stroke adalah penyakit populer saat ini yang menakutkan. Sebab, terkena serangan stroke bisa menjadikan seseorang mengalami kecacatan permanen kalau penanganannya terlambat. Oleh karena itu, memahami gejala serangan stroke sangat penting untuk diajarkan agar mampu bertindak kala melihat orang lain mendapati serangan tersebut.

Dikutip dari Times of India, berikut ini ciri-ciri umum serangan stroke yang terjadi secara mendadak:

  1. Mengalami mati rasa mendadak atau otot melemah di bagian wajah, lengan, atau tungkai di salah satu sisi tubuh.
  2. Tiba-tiba mendadak merasa kebingungan, sulit berbicara, dan kurang mampu memahami saat diajak bicara.
  3. Mendadak mengalami kesulitan menggerakkan anggota tubuh pada salah satu sisi.
  4. Mengalami kesulitan berjalan atau berjalan dengan menyeret kaki, merasa pusing, hilang keseimbangan, dan kesulitan mengoordinasi bagian tubuh.
  5. Tiba-tiba kepala terasa sangat sakit dan tidak diketahui penyebabnya.

Gejala-gejala ini dapat berlangsung singkat dan ringan sehingga tidak membuat khawatir. Namun, saat intensitasnya lebih kuat, dapat menjadi sinyal terjadinya stroke  dan segera harus mendapat pertolongan. Serangan stroke seperti serangan jantung yang perlu cepat pertolongan medis.  Sebab, serangan stroke langsung mengenai pembuluh darah di otak.

Maksimal waktu penanganan serangan stroke adalah tiga jam sejak serangan terjadi. Bila lebih dari itu, dikhawatirkan kecacatan pasca-stroke risikonya meningkat. Pemberian obat stroke lebih dini saat serangan, bisa menurunkan risiko kecacatan hingga 30 persen. Sementara itu, menurut laporan dari National Stroke Association, dua per tiga penderita stroke mengalami cacat setelah mengalami serangan.

Oleh karena itu, bila Anda mendapati orang di sekitar mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut dengan intensitas yang hebat, sebaiknya segera bawa ke rumah sakit terdekat. Ini  bisa menjaganya dari keparahan sakit dan mengantisipasi kecacatan jika yang dialaminya adalah serangan stroke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda