Scroll to Top

Efek Samping yang Muncul Saat Berhenti Merokok

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 14 May 2013

berhenti merokok

Berhenti menghisap rokok mungkin menjadi masa yang berat bagi yang sudah kecanduan. Sebab,  masa-masa lepas dari ketergantungan juga menimbulkan efek samping seperti halnya kecanduan narkoba. Jangan menyerah sekali pun harus melewati hal tersebut. Tubuh justru akan merespon positif ketika seorang perokok mengehentikan kebiasaan buruknya itu. Tubuh perlahan akan memperbaiki diri hingga benar-benar tidak lagi memerlukan racun rokok.

Dikutip dari Times of India, inilah efek-efek yang bisa muncul sewaktu berhenti dari merokok. Efek ini bisa berlangsung sekitar dua hari sampai lebih dari dua minggu dan sifatnya sementara:

  1. Depresi. Perasaan sedih, putus asa, atau rendah diri mungkin dialami. Dalam kondisi seperti ini, seseorang mesti dijauhkan dari lingkungan prokok dan perlu diberikan dukungan positif.
  2. Pemarah. Sangat mungkin akan muncul keinginan mudah marah.
  3. Perubahan mood yang tidak bisa ditebak. Mood menjadi tidak jelas untuk ditebak. Tiba-tiba emosi, marah, senang, gelisah, dan mood lainnya datang tanpa kendali akibat tubuh menginginkan nikotin.
  4. Tidak enak badan. Penyebabnya adalah terjadi proses pembuangan yang dilakukan oleh tubuh. Selama merokok, nikotin akan menghambat laju oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Dan kini, tubuh akan membuat semua berjalan seperti saat kondisi tanpa nikotin.
  5. Usus tidak nyaman. Mungkin akan muncul kram, mual, perut kembung, hingga sembelit. Lakukan olahraga dan makan serat untuk mengimbangi masalah ini.
  6. Masalah hidung dan tenggorokan. Hidung dan tenggorokan akan berusaha menghilangkan lendir dan terakumulasi selama masa merokok. Untuk detoksifikasi bagian tubuh ini, mungkin Anda mengalami batuk, tenggorokan kering, dan mulut kering. Cukupi kebutuhan cairan untuk masalah tersebut.
  7. Nafsu makan meningkat.  Hilangnya racun rokok secara bertahap bisa memicu rasa lapar. Ambil makanan rendah kalori dan sehat, serta cukupi cairan tubuh Anda.
  8. Sakit kepala. Lepasnya nikotin turut memicu sakit kepala. Pijat dan istrirahatlah kala hal tersebut terjadi. Jangan lupa untuk cukup minum dan mandi dengan air panas atau hangat.
  9. Kurang tidur. Proses berhenti merokok juga dikaitkan dengan masalah susah tidur. Untuk sementara, jauhi dulu kopi mendekati waktu tidur dan rutinlah berolahraga.
  10. Berkeringat dingin dengan tangan dan kaki gemetar. Ini seperti efek sakau pada pecandu narkoba. Jangan menyerah dan bertahanlah sampai efek kecanduan benar-benar hilang.
  11. Mengalami masalah kulit. Kulit akan berangsur menuju ke kondisi yang lebih baik. Selama menuju proses tersebut, mungkin Anda sedikit mengalami masalah jerawat, lidah, atau mulut. Ini hanya proses transisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda