Klewang: Raja Geng Motor Pekanbaru Riau Tiduri Anggotanya Sendiri

Klewang Raja Geng Motor Pekanbaru Riau

Klewang (57 tahun) si raja geng motor asal Pekanbaru Riau dikenal garang dalam melakukan tindakan kriminal. Tak hanya itu, ia juga menjadikan wanita sebagai objek kekerasan. Tidak hanya memperkosa korban kejahatan, ia juga meniduri para wanita yang hendak masuk geng motor binaannya. Juga memaksa hubungan seks bebas dengan anggota perempuan geng binaannya.

Mardirianto atau Anto Klewang akhirnya tertangkap juga. Setelah melalui 31 penggerebekan, preman ini diamankan polisi di bekas gudang PT Waskita pada Jumat, 10 Mei 2013 lalu. Penangkapan ini kemudian menguak cerita miris seputar perlakuan Klewang terhadap wanita sepanjang sepak terjangnya di dunia hitam.

Terlibat dalam kasus pencurian dan penganiayaan tentu bukan hal baru bagi Klewang. Namun untuk yang kali ini, ia tertangkap karena dugaan pemerkosaan. Di usia 57 tahun, pria ini sudah pernah terkena stroke sehingga mulutnya tidak semestinya, dan sulit berbicara. Tapi, bicara kesadisan, seperti yang terangkum oleh Detik dan Merdeka, kita bisa bergidik ngeri.

Ia pernah memperkosa seorang ABG yang berpacaran. Mirisnya, tindakan ini dilakukan di hadapan pacar gadis tersebut yang terlebih dahulu diancam akan dibunuh. Klewang juga mengajak anak buahnya untuk menggilir sang korban.

Tindakan bejat Klewang tidak hanya berhenti di situ. Ia juga bertindak sewenang-wenang dalam perekrutan anggota wanita geng motornya. Ada yang mau masuk, harus mau ditiduri terlebih dahulu.

“Itu (menyetubuhi) mereka lakukan kepada anggota wanita dan saat ini masih kita lakukan pengembangan. Sementara untuk pemerkosaan juga akan kita terus kembangkan, karena sejauh ini baru satu korban yang melapor,” sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar.

Klewang sendiri memiliki satu geng motor binaan yang anggotanya wanita semua. Nama kelompok itu Sindikat Hantu Nekat, atau terkenal disebut Sincan. Jumlah anggotanya 20 sampai 50 orang. Biasanya terdiri dari mereka yang putus sekolah, atau berlatar belakang wanita nakal (pekerja seks komersial). Namun, diistilahkan oleh Kombes Adang Ginanjar, anggota geng ini “campur aduk”, berasal dari berbagai latar belakang.

Foto: pekanbaru.co

Komentar Anda

Leave A Response