Briptu Rani 5

Briptu Rani, anggota Polres Mojokerto membuat geger dunia maya dengan foto syurnya yang hanya memakai bra. Briptu Rani sendiri dinyatakan desersi dan dimasukkan ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). Kariernya di kepolisian kemungkinan besar akan tamat ketika tertangkap.

Foto itu cukup mencolok. Perempuan dengan rambut cepak, berbaring di ranjang, tampak mengarahkan wajah ke kamera. Mungkin tidak akan terlalu istimewa jika ia bukan seorang polwan dan tidak memakai penutup badan atas apa pun kecuali bra.

Briptu Rani menjadi pembicaraan setelah foto tersebut muncul di dunia maya. Perempuan berhidung mancung ini konon lahir di Bogor 18 Juni 1988. Usut punya usut, wanita dengan nama lengkap Rani Indah Yuni Nugraeni ini telah menghilang selama tiga bulan lebih.
Banyak yang menduga, menghilangnya putri seorang Kapolsek di wilayah Kota Bandung ini berkaitan dengan foto syurnya tersebut.

Namun, Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho, membantah kedua hal ini berhubungan. Menurutnya, lenyapnya sang briptu disebabkan oleh keinginannya untuk menghindari sanksi Komisi kode Etik Polri. Sebelumnya,  Briptu Rani memang pernah lalai dalam bertugas dan hukumannya tengah diproses.

Lalu, bagaimana nasib Briptu Rani ke depannya? Pemecatan mungkin-mungkin saja terjadi karena perempuan cantik ini ternyata memiliki beberapa catatan pelanggaran disiplin.

“Sangat mungkin, setelah tertangkap dia (Briptu Rani) bakal dikenakan sangsi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Sebab, dia ini sudah disersi yang keempat. Sebelumnya, juga pernah menjalani sidang disiplin dan hukuman karena pelanggaran disiplin,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim, AKBP Suhartoyo.

Ada gosip yang menyebutkan, Briptu Rani yang telah berkeluarga ini, terlibat hubungan khusus dengan pria lain. Disebutkan pula bahwa sebab desersi sang briptu adalah, masalah keluarga.