Scroll to Top

Persib Terancam Sanksi Komdis PSSI Karena Ulah Bobotoh

By Agus Prasetyo / Published on Monday, 20 May 2013

Persib Bobotoh

Persib harus bersiap seandainya terkena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Hal itu disebabkan pada laga terakhir menghadapi Persepam Madura, bobotoh melakukan tindakan yang mengganggu jalannya pertandingan.

Seperti yang diketahui dalam siaran langsung pertandingan antara Persib Vs Persepam MU di Stadion Si Jalak Harupat, sempat dihentikan pada menit-menit akhir babak kedua.

Pertandingan yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1 ini, memang cukup berjalan panas. Terlebih disaat tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan.

Sayangnya dipenghujunga babak kedua pertandingan terpaksa dihentikan oleh wasit Husni, akibat asap tebal yang menyelimuti lapangan Si Jalak Harupat.

Asap tebal tersebut berasal dari kembang api yang dinyalakan bobotoh di tiga tribun, yaitu tribun timur, utara dan selatan.

Akibat kembang api tersebut asap tebal mengganggu pandangan para pemain dan membahayakan pernapasan karena berbau menyengat.

Wasit Husni pun memutuskan untuk menghentikan pertandingan di menit ke-86, setelah sebelumnya berdiskusi terlebih dahulu dengan inspektur pertandingan.

Pertandingan akhirnya dihentikan kurang lebih 3 menit, hingga asap tebal berangsur-angsur menipis dan tidak terlalu menghalangi pandangan pemain di lapangan.

Ketika dimintai komentarnya sekretaris pertandingan, Budi Bram Rahman mengatakan jika aksi sebagian bobotoh ini bisa saja menyebabkan panpel Persib dikenai teguran ataupun sanksi dari PT Liga Indonesia.

“Kemungkinan kami akan kena tegur” ungkap Budi.

Budi menambahkan jika teguran tersebut bisa diberikan kepada Panpel Persib karena bukti-buktinya memang bisa dilihat dengan jelas.

“Apalagi pertandingan ini disiarkan langsung di televisi” tambahnya.

Budi menuturkan teguran itu bisa disampaikan secara lisan dan tertulis kepada Panpel Persib, tergantung dari hasil investigasi PT Liga Indonesia.

“Namun kami berharap tidak dikenai sanksi, mungkin kalau teguran iya diterima. Tapi ya mudah-mudahan saja tidak” Budi berharap.

Terakhir Budi mengimbau bagi para bobotoh agar melihat situasi yang tepat saat akan menyalakan kembang api.

“Mungkin lebih baik kalau menyalakannya saat pertandingan berakhir, menurut saya itu lebih bagus” pungkasnya.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda