Scroll to Top

Hari Kebangkitan Nasional: Saatnya Melawan Korupsi

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 21 May 2013

Hari Kebangkitan Nasional Saatnya Melawan Korupsi

20 Mei 2013 lalu kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Berbagai kalangan pun muncul untuk menyuarakan pendapatnya tentang makna hari berdirinya Boedi Oetomo ini. Mulai dari suara lantang melawan korupsi, pentingnya berjuang bersama membangun bangsa, hingga jargon ‘yang muda, yang bergerak’.

Semisal, yang disampaikan oleh Maruarar Sirait kepada Republika. Ketua DPP PDI Peruangan ini memandang, perjuangan bangsa saat ini bukan lagi melawan penjajah seperti para pendahulu. Melainkan, melawan bangsa sendiri yang merupakan seorang koruptor yang gemar korupsi. Dijelaskan pria yang biasa dipanggil Ara ini, korupsi adalah musuh utama bangsa yang membuat Indonesia terpuruk.

“Dulu para pejuang bangkit melawan penjajah. Sekarang korupsilah musuh utama kita.Berjuang melawan bangsa sendiri lebih sulit ketimbang melawan penjajah. Betapapun, segala ikhtiar bersama harus tetap dilakukan. Hukuman secara pidana tidak cukup harus ada sanksi moral” kata Maruarar Sirait seperti dikutip Republika.

Sementara itu, Jusuf Kalla, mantan wakil presiden, juga menegaskan hal serupa. Namun, JK lebih menekankan pada sejarah awal tercetusnya keinginan membentuk NKRI. Kejadian ini tidak akan bergulir tanpa adanya keinginan dari kerajaan-kerajaan kecil di Nusantara untuk berjuang bersama.

“Hari ini bertepatan tanggal 20 Mei merupakan Hari Kebangkitan Nasional Indonesia, yang memersatukan kerajaan-kerajaan kecil untuk berjuang bersama. Semangat kebersamaan itu dijalankan pula negara-negara Asia Pasifik yang berjuang memperoleh kedaulatan negaranya,” kata JK dalam konferensi CAPDI (Centris Asia Pasific Democrats International).

Di lain pihak, artis cantik Revalina S. Temat menyatakan, bahwa sudah tiba saatnya bagi anak muda untuk bergerak. Reva sendiri saat ini menjalani aktivitas sebagai Duta Lingkungan Hidup oleh AMM Berdedikasi.

“Udah pasti tepat waktunya. Ini kan membuat anak muda untuk bergerak,” katanya seperti dikutip Kapanlagi.

Nah, bagaimana makna Hari Kebangkitan Nasional menurut Anda? Silakan tulis di kolom komentar.

Foto: kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda