Share

sakit kepala

Sakit kepala memang mengganggu. Segala aktivitas bakal tidak terasa nyaman untuk dilakukan. Hal ini berakibat pada menurunnya produktivitas. Dan, kadang sebagian orang kerap merasakan sakit kepala karena berbagai penyebab. Misalnya terlalu sering stres, duduk terlalu lama sehingga leher menjadi sakit, dan sebagainya.

Menyembuhkan sakit kepala tidak mesti harus menelan pil. Jika Anda termasuk orang yang sering terganggu dengan sakit kepala, mungkin beberapa cara yang dikutip dari Times of India ini membantu meredakanyan tanpa harus terlalu sering makan obat;

  1. Melakukan seks lebih sering dengan istri. Seks merupakan aktivitas yang juga menyembuhkan berbagai penyakit. Pada sebuah studi dikatakan, setengah dari penderita migrain dan sakit kepala lainnya merasa ada pengurangan gejala ketika sering bercinta. Diduga, hormon endorfin yang terproduksi selama bercinta berperan dalam hal ini. Endorfin adalah hormon penghilang rasa sakit alami yang diproduksi tubuh.
  2. Hindari obat penghilang rasa sakit. Sebab, banyak obat tersebut mengandung bahan tambahan seperti kafein atau kodein yang mungkin tidak cocok buat Anda. Jika Anda mengonsumsi paracetamol, aspirin,  obat nonsteroid lain selama 15 hari atau lebih dari sebulan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk melihat kemungkinan lain penyebab sakit kepala Anda.
  3. Duduk dengan tegak. Duduk dengan tegak membantu proses peredaran darah berjalan lebih baik. Duduk dengan gaya merosot bisa membuat kepala terasa berdenyut. Jika duduk dengan posisi huruf C dapat membuat kepala atas tegang, mengganggu saraf,  membuat leher kaku, dan berakibat munculnya sakit kepala.
  4. Hindari makanan yang mengandung tyramine dan nitrat. Sebab, makanan ini meningkatkan aliran darah ke otak dan membuat sakit kepala. Contoh makanan yang tinggi tyramine adalah makanan awetan, acar, rokok, makanan yang diasinkan atau difermentasi, nanas, pisang, dan makanan aditif.
  5. Konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian. Makanan ini sumber magnesium yang berfungsi untuk merelaksasi otot. Bisa juga mengonsumsi sayuran hijau, tomat, kacang polong, kentang, gandum, dan sebagainya.
  6. Jauhkan bebauan yang harumnya tajam. Bebauan kimia ini mengaktifkan sel-sel saraf di hidung  dan mengirimkan sinyal ke otak. Pada beberapa orang, sinyal saraf yang kuat dapat menimbulkan sakit kepala. Lebih baik ganti pengharum kimia dengan bahan alami.
  7. Bila Anda aktif menggunakan komputer, gunakan rumus 20/20 untuk mencegah sakit kepala dan mata. Caranya, setiap 20 menit menatap layar, ubahlah pandangan ke benda yang jauhnya 20 kaki selama 20 detik.
  8. Hindari menambahkan penyedap masakan pada makanan. Monosodium glutamat (MSG) dapat memicu sakit kepala dengan melebarkan pembuluh darah di otak. Apalagi bagi orang yang sensitif dengan MSG, zat ini wajib dihindari.
  9. Cukupi kebutuhan air. Minum segelas besar air dan beristirahat 10 menit sembari menggosok pelipis dan leher dapat meredakan sakit kepala.
  10. Kurangi konsumsi kopi. Kopi membuat Anda lebih banyak terjaga sehingga kurang tidur. Kafein juga mempengaruhi pembuluh darah di otak. Mengganti sarapan dengan kopi juga tidak baik karena memiliki gula darah yang rendah dan bisa memicu sakit kepala.