Scroll to Top

Diabetes Berpengaruh Pada Kesuburan

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 22 May 2013

cek kehamilan

Pernikahan yang sudah berjalan satu tahun namun tidak juga diberikan anak meski berhubungan tanpa media kontrasepsi, mungkin ada masalah dalam kesuburan salah satu atau kedua pasangan. Dan, menurut sebuah studi dikatakan, salah satu penyebabnya adalah penyakit diabetes yang dialami oleh pasangan. Demikian hasil studi dari  Reproductive Medicine Research Group di Universitas Queen, Belfast, seperti dikutip Times of India.

Pada wanita yang memiliki penyakit diabetes tipe 1 dan 2, rata-rata mengalai masa menstruasi lebih awal dan lama dibandingkan wanita yang tidak memiliki masalah diabetes. Wanita dengan diabetes diketahui juga lebih cepat dalam mengalami menopause. Sehingga, mereka sedikit lebih banyak mengalami masalah kesuburan karena ketidakseimbangan hormon pada tubuh mereka.

Diabetes utamanya akan mengganggu keseimbangan hormon insulin. Hormon insulin yang dimiliki oleh penderita diabetes mengalami resistensi sehingga tidak mampu dimanfaatkan untuk mengontrol gula darah dalam tubuh.  Selain itu, ketidakseimbangan kerja hormon ini memicu masalah pada hormon lain, seperti pada hormon estrogen, progesteron, dan testosteron pada pria. Pada wanita, masalah yang menyerang hormon ini dapat menimbulkan kista di ovarium dan kemandulan. Pada pria dengan diabetes juga sama, mereka dapat mengalami kemandulan dan disfungsi ereksi.

Sperma yang dimiliki pria dengan diabetes bisa turut terpengaruh. DNA sperma akan mengalami kerusakan ketika diabetes bertambah parah. Sementara pada wanita penderita diabetes, mereka rentan mengalami keguguran. Penyebabnya adalah kadar gula bisa menjadi racun bagi embrio yang sedang berkembang dalam rahim. Baik pria atau wanita yang mengalami diabetes, keduanya sama-sama memiliki risiko terhadap kemandulan.

“Kerusakan DNA pada sperma pria penderita diabetes lebih tinggi daripada di sperma laki-laki yang tidak memiliki diabetes,” kata Dr Ishola Agbaje, peneliti studi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda