Scroll to Top

Merokok Bisa Menimbulkan Masalah Dalam Hubungan

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 09 Jun 2013

pasangan

Merokok tidak hanya berpengaruh pada masalah kesehatan penghisapnya. Lebih dari itu, merokok juga dapat mempengaruhi hubungan cinta dengan orang yang Anda sayangi. Mungkin Anda dan dia saling berkompromi tentang hal itu. Tapi, tahukah Anda? Hubungan yang dibangun dengan perokok tetap akan menimbulkan masalah dari sisi kesehatan sekaligus emosional.

Dikutip dari Boldsky, inilah yang bisa terjadi dalam hubungan yang salah satu pasangan merupakan perokok akif:

  1. Pasangan yang merokok dapat terkena masalah kesehatan reproduksi. Pria menjadi pihak yang mendominasi sebagai perokok aktif. Jika kandungan rokok telah meracuni tubuh, maka pria bisa mengalami masalah dalam konsentrasi hormon pria, disfungsi ereksi, sampai dengan impotensi. Bagi yang telah berumah tangga, hal tersebut adalah masalah besar. Tidak sehatnya organ reproduksi bisa membuat pasangan tidak mampu memiliki anak atau tidak mendapatkan kehidupan seks yang nyaman.
  2. Pasangan yang merokok akan membuat orang-orang tercinta di sekitarnya ikut menjadi perokok pasif. Akibat terhadap kesehatan sama berbahayanya dengan perokok aktif. Jika Anda seorang perokok, sadarilah bahwa rokok Anda telah membahayakan istri, anak, dan orang lain di sekitar Anda. Anda tidak ingin mereka menderita sakit keras bukan? Pasalnya, perokok pasif akhirnya juga berisiko mengalami kanker paru, impotensi, dan masalah lain terkait racun asap rokok.
  3. Jika perokok hidup bersama dengan pasangan yang sadar tentang bahaya merokok, maka hubungan akan dihadapkan pada percekcokan abadi. Perselisihan itu baru berakhir ketika pasangan yang merokok menghentikan aktivitas merokoknya. Jika tidak, maka perselisihan bisa membawa hubungan ke arah perpisahan.
  4. Rokok bisa menjadi pemicu ketidakpercayaan salah satu pasangan. Banyak pasangan yang merokok berjanji untuk tidak megambil puntung rokok kembali. Sayangnya, mereka justru merokok secara diam-diam tanpa sepengetahuan pasangannya. Akibatnya, ketika pasangan mengetahui aktivitas rahasia tersebut, dapat menimbulkan sikap tidak percaya karena adanya pelanggaran janji.
  5. Berpergian dengan perokok adalah hal yang rumit. Sebab, mereka tidak akan lepas dari rokoknya selama dalam perjalanan. Saat istirahat, berduaan, atau saat makan, rokok tidak pergi dari tangannya. Maka, peluang menjadi perokok pasif saat menjalin hubungan dengan pasangan perokok itu sangat besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda