Scroll to Top

Polusi Udara Mempengaruhi Janin Terkena Autisme

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 18 Jun 2013

polusi udara

Polusi udara yang cukup banyak memenuhi udara perkotaan saat ini menjadi penyebab terjadinya autis pada anak, yang dimulai sejak dalam kandungan. Ibu hamil yang hidup di lingkungan penuh polusi udara, dua kali lebih berisiko untuk memiliki janin dengan gangguan autis. Demikian menurut studi dari Universitas Harvard yang dikutip BBC.

Menurut peneliti, polusi telah menyebabkan terjadinya kelainan pada pertumbuhan anak. Kedua hal tersebut sangat berkaitan. Peneliti menemukan kaitan ini setelah mempelajari data survey sekitar 100 ribu perawat  sejak tahun 1989.

Peneliti juga melihat data polusi udara yang dirilis badan perlindungan lingkungan. Analisa data ditambah dengan faktor pendidikan, pendapatan, dan kemungkinan adanya kebiasaan merokok pada ibu hamil. Dari responden yang ada, 325 wanita mempunyai anak autis dan 22 ribu lainnya memiliki anak normal.

Hasilnya, wanita yang berdomisili di tempat dengan kadar air raksa tinggi dalam polusi udara, memiliki peningkatan risiko dua kali untuk memiliki anak dengan gangguan autisme. Sementara itu, wanita yang di lingkungannya penuh dengan polusi udara yang mengandung timbal, 50 persen lebih tinggi untuk melahirkan anak autis. Air raksa dan timbal yang menjadi  komponen polutan pada polusi udara, menjadi racun yang mempengaruhi tumbuh kembang anak sejak dalam rahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda