Scroll to Top

Pemain Persib Siap Atasi Persija

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 20 Jun 2013

persib sergio van dijk, firman utina, kenji

Pemain Persib siap melawan Persija dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL), Sabtu (22/5/2013) di Gelora Bung Karno Jakarta. Laga Persija melawan Persib ini benar-benar ditunggu, terutama oleh Jakmania dan Bobotoh.

Salah satu play maker Persib, Firman Utina mengungkapkan keseriusannya saat harus bertemu sang guru Benny Dollo.

Tidak dipungkiri jika Firman merupakan salah satu pemain hasil polesan Benny Dollo, saat masih memperkuat Persita Tangerang.

Wajar jika akhirnya Firman Utina tau benar karakter Benny Dollo sebagai pelatih. Menurut Firman taktik Benny Dollo tidak mudah dibaca, saat menerapkan strategi di lapangan.

“Saya tahu Benny Dollo. Dia mengerti kemauan pemain dan bisa mengenal pemainnya. Dia punya banyak variasi strategi. Di putaran kedua ini motivasi mereka pun mulai berkembang, pola permainan mulai kelihatan sangat kompak lini per lininya” puji Firman Untina.

Meski begitu Firman tetap optimistis mampu mematahkan rahasia strategi yang akan diterapkan Benny Dollo, di Stadion Gelora Utama Bung Karno kelak.

“Kami fokus pada persiapan sendiri, intinya pertandingan nanti berbicara soal mental. Saya juga harapkan ada penonton agar pertandingan berjalanan menarik. Kami ini seniman lapangan, tentu senang kalau ada yang menonton” pungkas Firman Untina.

Di lain pihak salah satu pungga Persib, Tony Sucipto memberikan komentarnya perihal laga antara Macan Kemayoran melawan Maung Bandung ini.

“Karena pertandingan big match, sama-sama tim besar kita harus optimistis untuk bermain all out tanpa ditinggal poin” ungkap Tony Sucipto, Rabu (19/6/2013).

Sebenarnya Tony bukanlah sosok yang asing bagi Persija. Pasalnya pemain yang beroperasi sebagai bek sayap itu pernah memperkuat Persija, sebelum akhirnya hijrah ke Persib musim 2011/2012 lalu.

Ketika itu Tony selalu masuk starting line-up Rahmad Darmawan, sebagai pelatih yang mengarsiteki Persija.

Namun kini profesionalisme Tony kembali diuji, sehingga harus membuang segala romantisme bersama Persija demi mempersembahkan poin sempurna kepada Persib.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda