Scroll to Top

Persema Malang Berharap Tidak Menjadi Tumbal PSSI

By Aditya / Published on Friday, 21 Jun 2013

persema malang logo

Persema Malang baru saja merayakan peringatan hari ulang tahunnya yang ke-60. Harapan Persema kali ini adalah agar tim Laskar Ken Arok tidak menjadi tumbal konflik sepakbola nasional di mana PSSI mengambil peranan penting di dalamnya. Persema ingin agar PSSI bersikap adil, termasuk mengenai nasib Persema di kompetisi musim depan.

Asa tersebut diungkapkan oleh CEO Persema Malang, Dito Arief. Banyak harapan yang diucapkannya di peringatan ulang tahun Persema kali ini. Intinya, ia sangat berharap Persema yang memiliki sejarah panjang di belantika sepakbola Indonesia dapat terselamatkan masa depannya.

“Di usia yang sudah cukup tua 60 tahun ini, Persema, sebagai salah satu klub sepakbola dengan sejarah yang panjang, telah banyak memberikan kontribusi bagi persepakbolaan Indonesia. Maka, tentunya masalah yang saat ini tengah dialami Persema, terkait ketidakjelasan status dan masa depan kompetisi mendatang, bisa segera terselesaikan,” harap Dito Arief.

”Harapan besar Persema, dengan sejarah dan kontribusi yang besar selama ini, para stakeholder sepakbola nasional dan lokal malang bisa turut berempati dan peduli dengan apa yang dialami Persema. Hal ini agar Persema bisa terselamatkan untuk bisa terus eksis di kompetisi profesional ke depannya dan tidak harus terkena imbas politik dari dualisme sepakbola nasional kemarin,” lanjutnya.

Dito Arief berharap, PSSI dapat bertindak adil setelah pelaksanaan Kongres Luar Biasa beberapa waktu yang lalu. Harapannya, sepakbola Indonesia dapat terus berjalan dengan solid tanpa ada yang ada rasa dendam yang tersisa dari konflik yang telah lalu.

”Manajemen Persema saat ini, yang diisi orang-orang baru, berharap PSSI bisa berpikir dan bersikap bijak pada Persema. Penyatuan liga, di KLB Jakarta kemarin, idealnya telah menghapuskan segala dendam masa lalu sehingga Persema bersama-sama dengan klub-klub sepakbola lain, baik yang ada di ISL maupun IPL, dapat terus membangun sepakbola Indonesia ke depannya,” pungkas Dito Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda