Scroll to Top

Asap Rokok yang Menempel di Baju Bisa Merusak DNA

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 26 Jun 2013

perokok ketiga

Perlu dipahami, rokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif maupun pasif.  Studi terbaru menyatakan, pihak ketiga yang tidak sengaja mengonsumsi bekas rokok pun jadi ikut terkena dampaknya. Dengan demikian, efek buruk rokok sebenarnya berantai.

Lara Gundel, ilmuwan  dari laboratorium Lawrence Berkeley National mengemukakan, bekas rokok yang mengenai orang ketiga masih bisa menyebabkan mutagenik. Nitrosamin, salah satu zat racun pada tembakau, bersifat karsinogenik ketika masuk ke dalam tubuh.

“Mereka (nitrosamin) tinggal di permukaan, dan ketika mereka ada di permukaan pakaian atau karpet, sangat serius membahayakan bagi anak-anak,” kata Gundel.

Pihak ketiga yang mendapatkan racun rokok ini memang tidak secara langsung menghisap asap rokok. Asap atau puntung rokok kadang tidak sengaja menempel di permukaan sebuah benda. Misalnya baju, celana, meja, dan sebagainya. Penempelan tersebut membawa sebagian racun yang ada pada rokok. Ketika ada orang bersentuhan dengan bekas rokok yang menempel tadi , maka ada peluang membawa racun tersebut ke dalam tubuh. Akhirnya orang tersebut terpapar buruknya  rokok.

Parahnya, orang ketiga yang terpapar rokok ini masih memungkinkan untuk mengalami kerusakan DNA. Sel-sel tubuh akan bermasalah dan kondisinya bisa makin memburuk seiring berjalannya waktu.

Dikutip dari Huffington Post, peneliti menempatkan strip kerta di beberapa ruangan penuh asap rokok. Sejumlah strip kertas dibiarkan terpapar dengan asap dan bahan kimia dari asap rokok, yang setara dengan kepulan lima batang rokok selama 20 menit pada ruang terbuka. Sementara di ruang lainnya, strip kertas dibiarkan terkena paparan asap rokok hingga 258 dengan ruangan berventilasi.

Senyawa racun di strip kertas, diketahui lebih tinggi kadarnya saat ditempatkan lebih lama pada ruangan berasap dibanding dengan yang waktu terpaparnya singkat.  Strip kertas itu lantas dihadapkan pada sel manusia selama 24 jam penuh. Dari situ ditemukan, sel manusia mengalami kerusakn DNA oksidatif dan setara dengan mematikan rantai DNA.

“Temuan studi ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa paparan THS (thirdhand smoke) adalah genotoksik dalam jalur sel manusia,” tulis peneliti.  “Genotoxicity adalah  pelaku (atau faktor) yang dikenal dalam perkembangan kanker dan penyakit lainnya akibat asap rokok,” lanjut peneliti yang studinya dimuat dalam jurnal Mutagenesis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda