Scroll to Top

Banyak Remaja Kurang Tidur Karena Bermain Ponsel dan Tablet

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 27 Aug 2013

main laptop

Penggunaan gadget yang kurang bijak membuat penggunanya mengalami masalah kurang tidur. Penyebabnya yaitu adanya perubahan hormon yang diikuti oleh penggunaan gadget secara berlebihan. Dalam sebuah studi di Skotlandia, setengah dari remaja bahkan mengalami masalah kurang tidur ini secara serius. Penyebabnya adalah dua gadget, ponsel dan komputer tablet.

Hasil tersebut terutama ditemukan pada remaja yang sedang mengalami masa puber. Mereka kerap memainkan ponsel maupun tabletnya hingga larut malam dan melupakan untuk segera terlelap. Inilah yang kemudian bisa memicu perubahan hormon dan memaksa mereka tidur larut malam serta bangun lebih siang.

Menurut Russel Foster, guru besar di Universitas Oxford, ponsel dan tablet telah memberikan pengaruh pada perubahan pola tidur remaha. Mereka sebenarnya masih memerlukan waktu tidur hingga 9 jam setiap malamnya. Tidur menjadi penyebab bagi mereka untuk mendapatkan prestasi lebih gemilang dan kualitas hidup lebih baik.

“Tidur jelas sangat penting. Sayangnya banyak remaja yang mengabaikannya,” kata Russell, seperti dikutip BBC.

Kebanyakan remaja asik dengan ponsel dan tablet untuk berkomunikasi atau memainkan game. Apalagi bagi remaja yang gandrung dengan jejaring sosial seperti Facebook, chatting maupun memperbarui status kerap dilakukan hingga tengah malam.

Dalam studi di Skotlandia ini contohnya, ada 52 persen remaja yang mengalami masalah kurang tidur akibat dua gadget tersebut. Bahkan, 20 persen dari mereka harus tidur di dalam kelas untuk membayar rasa kantuk yang masih dirasakannya, minimal sekali dalam dua minggu terakhir.

Janse Ansell, peneliti studi yang juga pendiri yayasan Sleep Scotland mengatakan, amat penting bagi seorang remaja untuk bisa tidur dengan cukup. Hal tersebut bisa mempengaruhi konsolidasi memori jangka pendeknya. Memori jangka pendek ini jika terganggu maka berakibat pada prestasi di sekolah.

“Kita mungkin tak memahami betapa pentingnya tidur. Tidur mempengaruhi pertumbuhan dan konsilidasi memori atau ingatan,” kata Ansell.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda