Share

Dul Ahmad Dhani

Nasib Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul masih cukup beruntung walau dirinya mengalami kecelakaan maut di Tol Jagorawi pada Minggu (8/9) dinihari lalu. Pasalnya, putra ketiga Ahmad Dhani ini bisa saja tewas andai saja tidak diselamatkan oleh airbag Mitsubishi Lancer yang dikendarainya.

“Kalau tak ada airbag, sudah ‘selesai’ itu,” kata Kepala Unit Laka Polres Jakarta Timur AKP Agung B Leksono.

Saat itu, Dul diduga cukup ngebut membawa mobilnya. Spidometer mobil yang dikemudikannya berhenti di 82 km/jam. Ada dugaan bahwa saat itu Dul memacu mobil 2000 cc tersebut hingga 105,8 km/jam. Begitu kecelakaan terjadi, mobil lalu terpelanting dan melewati pembatas tol (rail guard) hingga masuk ke jalur lain.

Mobil Dul

“Ketinggian rail guard hanya setengah meter. Kambing saja bisa lompat, apalagi mobil kecepatan tinggi 2.000 cc,” kata AKP Agung.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan apa penyebab pasti kecelakaan tersebut. Namun Kepala Subdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, sempat memberikan beberapa bukti terkait insiden ini.

“Di TKP itu ada satu jejak roda,” ujarnya. “Mengapa hanya ada (jejak) satu roda, apa itu jejak roda kiri atau kanan, kami enggak tahu.”

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa ban Lancer yang dikemudikan Dul ternyata tipis. Ia pun punya dugaan bahwa tabrakan maut di Tol Jagorawi ini mungkin dipicu oleh tipisnya ban tersebut.

“Tipis bukan berarti kembangnya aus. Tapi, tampak tipis secara statis. Itu akan kami pertanyakan, apakah memang ban standar mobilnya seperti itu atau bukan,” katanya. “Kami akan panggil tim ATPM (agen tunggal pemegang merk) dari Mitsubishi untuk hal itu.”

Bagaimana cara Airbag (kantung udara) bekerja? Simak video berikut