kimcil

Kimcil adalah kata yang sering kita dengar sehari-hari. Apalagi sejak hebohnya video ‘Goyang Kimcil’ yang dilakukan oleh sepasang siswa SMP di Youtube. Dalam video tersebut, sang siswi yang barangkali belum tahu makna goyangannya sendiri, melakukan gerakan-gerakan vulgar yang tak pantas dilakukan gadis seusianya.

Dikatakan demikian, karena tarian yang dilakukan siswi SMP tersebut dipadukan dengan gerakan siswa laki-laki di belakangnya. Sehingga, kebanyakan orang akan beranggapan, mereka tengah memeragakan posisi layaknya hubungan suami-istri. Yang lebih ironis, ada beberapa teman yang menonton adegan tersebut, dan membiarkan goyangan tersebut berlangsung.

Dengan kata kunci ‘Goyang Kimcil ABG SMP Mesum Hot’, video berdurasi 5 menit 48 detik tersebut banyak menyita perhatian. Kata kunci itu sendiri menimbulkan pertanyaan bagi mereka yang belum paham, akan arti ‘kimcil’.

Kata ini sebenarnya sangat vulgar, karena merupakan singkatan dari (maaf) ‘kimpet cilik’ atau ‘kimpitane/kimpete cilik’. Kimpet sendiri merupakan bahasa walikan dari kata (maaf) ‘t*mpik’ yang bermakna alat kelamin perempuan. Dengan demikian, kata ‘kimcil’ berarti ‘alat kelamin yang masih kecil’.

Kimcil sendiri, menurut versi kamusslang.com, merujuk pada ‘Daun muda perkotaan, biasanya berusia antara 15-23 tahun (SMA-Kuliah), bergaya trendi, suka begaol, cenderung sok imut, ceria-ceria bikin gemes, sasaran empuk cowok-cowok pinginan’.

Kimcil cenderung mengenakan pakaian minim dan tipe ‘gadis yang ingin menjalani kehidupan dengan serba bahagia’. Mereka hobi berkeliaran di tempat-tempat ramai untuk menunjukkan eksistensi diri. Mereka kemungkinan besar mau diajak untuk berhubungan badan oleh pria hidung belang atau ‘kekasih’ yang berani membelikan ini dan itu.

Istilah kimcil sendiri, cenderung dijadikan guyonan oleh para lelaki di berbagai forum dunia maya. Konon, ada istilah pula untuk ‘pasangan kimcil’, yaitu istilah ‘koncil’ untuk remaja pria. Namun, istilah ini jauh kalah populer dari kata ‘kimcil’ tersebut.

Tentunya, ketika kita mengetahui makna istilah ‘kimcil’ dan menyadari tabunya kata pembentuk istilah ini, rasanya risih mengucapkan istilah tersebut. Oleh karenanya, ada beberapa orang yang lebih suka memaknai ‘kimcil’ sebagai ‘kimpol cilik’ alias ‘betis kecil’. Namun, apa pun itu alangkah baiknya jika kita menghindari pengucapan kalimat ini dalam percakapan sehari-hari di mana pun.