Scroll to Top

Makan Mie Instan Tambah Nasi, Bisa Memicu Diabetes

By C Novita / Published on Monday, 16 Sep 2013

mie instan

Kebiasaan masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi bisa dikatakan sudah mendarah daging. Walau telah mengonsumsi berbagai penganan, namun bila perut belum terisi nasi, maka akan dikatakan belum makan.

Sedangkan mie instan, walau kandungannya sama seperti nasi yaitu karbohidrat yang juga sumber kalori, tetapi bagi kebanyakan orang mie instan kerap diperlakukan sebagai lauk teman makan nasi.

Bisa jadi itu karena rasa gurih dari MSG dan garam yang konsentrasinya cukup tinggi dalam satu porsi mie instan. Padahal dalam mie instan tak ada kandungan proteinnya sama sekali.

Nah, yang jadi masalah adalah bila mie instan dikonsumsi dengan nasi, maka jumlah kalori dalam sekali makan akan jadi berlipat. Satu porsi mie instan kurang lebih mengandung 400 kalori. Bila ditambah dengan nasi, taruhlah sekitar ½ piring, maka jumlah kalori bisa mencapai 600-700 kalori dalam sekali makan.

Tahukah Anda bahwa idealnya seorang wanita dewasa hanya butuh 1200 – 1500 kalori saja per hari. Bila Anda mengonsumsi mie instan dan nasi pada waktu siang, dengan jumlah kalori 600 – 700, maka akan terjadi lonjakan indeks glikemik yang menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat tajam.

Hal tersebut bisa meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes.

Jadi, dari pada menambahkan nasi dalam mie instan yang Anda konsumsi, lebih baik tambahkan saja dengan sayuran, telur, atau daging dan ayam.

Selain melengkapi kebutuhan gizi tubuh, juga mencegah Anda menderita diabetes.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda