Scroll to Top

Carlos Tevez Dihukum Manchester City, Edin Dzeko Minta Maaf kepada Roberto Mancini

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 30 Sep 2011

Carlos Tevez Dihukum

Tidak ada kata ampun untuk Carlos Tevez. Setidaknya, demikianlah keadaan sementara untuk mantan kapten klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu. Tevez dihukum maksimal selama dua minggu oleh Manchester City. Selama periode itu, Tevez tidak akan dimainkan, masuk sebagai pemain cadangan, bahkan untuk sekadar ambil bagian dalam latihan tim. Selain itu, ia bisa jadi mesti membayar denda 500.000 poundsterling.

Tevez memang tengah menjadi sorotan media massa. Ia menolak bermain saat City bertandang ke kandang Bayern Muenchen. Saat itu, City sudah tertinggal 2-0 di babak pertama. Tevez yang sudah melakukan pemanasan pada babak pertama, “tak mau” melakukan pemanasan lagi. Akibatnya, Mancini mengultimatum sang pemain bahwa kariernya sudah berakhir di Manchester City.

Tevez sendiri mengaku permasalahannya hanyalah salah paham bahasa. Ia bukannya menolak bermain. Namun, hingga investigasi lebih lanjut, pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim lalu ini tidak akan bisa bersua dengan Roberto Mancini.

Sementara itu, penyerang lain, Edin Dzeko, meminta maaf kepada Roberto Mancini atas kelakuannya dalam pertandingan yang sama. Dzeko ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Nigel de Jong. Tak puas, Dzeko membanting sepatu dan membuat Mancini seperti dikudeta oleh pemainnya sendiri.

Dzeko mengaku bahwa ia sangat frustrasi. Dalam laga pertamanya kembali ke Jerman (sebelumnya Dzeko adalah penyerang Vfl Wolfsburg), timnya justru tertinggal 0-2 dan permainannya tidak membaik. Ia ingin mengubah keadaan, tapi sang manajer justru menariknya. Hal inilah yang membuatnya naik darah dan melakukan aksi tak sepatutnya.

Apa pun itu, ledakan dua pemain bintang ini menjadi pekerjaan rumah bagi Roberto Mancini. Begitulah repotnya memimpin pasukan bintang yang dalam klub terdahulu nyaris tak tergantikan. Kini, di City, semua pemain mesti mengantre untuk tampil dalam starting XI. Kalau tidak dikondisikan dengan baik, bukan tidak mungkin akan muncul Tevez-Tevez berikutnya, “para pemberontak” rezim Mancini di Etihad Stadium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda