Scroll to Top

Hari Pahlawan 10 November 2013: Mengheningkan Cipta 60 Detik Untuk Para Pejuang!

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 10 Nov 2013

Hari Pahlawan 10 November 2013 Mengheningkan Cipta Untuk Para Pejuang!

Hari ini Minggu, 10 November 2013 rakyat Indonesia memperingati hari Pahlawan. Sebuah peristiwa bersejarah terjadi 68 tahun lalu ketika para pejuang di kota Surabaya, Jawa Timur melakukan perlawanan heroik terhadap Belanda. Oleh karenanya, hari ini kita diminta mengheningkan cipta selama 60 detik sejak pukul 08.15 WIB.

Permintaan ini dicetuskan oleh Hartono Laras, Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial, di Jakarta pada Sabtu (9/11).

Katanya seperti dikutip¬† Antara, “Kita imbau masyarakat untuk mengheningkan cipta tepat pukul 08.15 WIB. Jadi mari kita kenang jasa-jasa pahlawan dan teladani sikap berani dan rela berkorban mereka. Yang berada di jalan hentikan kendaraan sebentar, yang di rumah juga hentikan semua kegiatan selama 60 detik.”

Tidak hanya mengheningkan cipta, yang imbauannya sudah diedarkan oleh Surat Kementerian Dalam Negeri, masyarakat juga diharapkan untuk mengibarkan bendera merah putih.

Hal ini dilakukan demi menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan. Artinya, pengibaran bendera tidak hanya berlangsung pada saat peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus semata.

“Banyak masukan dari berbagai pihak terutama dari Pusat Sejarah TNI melihat pengibaran bendera merah putih pada hari-hari nasional di permukiman dan perkampungan masih kurang,” cetus Hartono Laras.

Sementara itu berbagai kegiatan unik dilakukan dalam upaya memperingati perjuangan arek-arek Surabaya pada khususnya, dan keberanian seluruh rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan pada umumnya. Seperti yang dilakukan oleh PNS di lingkungan Pemkot Surabaya.

Pada Sabtu (9/11) lalu mereka diwajibkan untuk mengenakan kostum ala pejuang tempo dulu selama berkantor. Hal ini tidak mengurangi aktivitas sehari-hari PNS tersebut. Berbagai atribut pun melekat. Mulai dari yang berbaju loreng, bertopi baja, bersepatu lars, hingga ikat kepala merah-putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda