Scroll to Top

Penyebab dan Gejala Kanker Prostat

By Ilham Choirul / Published on Friday, 15 Nov 2013

prostat

Pria paling rentan mengalami kanker prostat. Prostat merupakan kelenjar yang ukurannya hanya sebesar kenari, namun punya kegunaan yang cukup vital. Posisinya yang terletak pada leher kandung kemih di depan area anus itu, salah satunya berguna dalam membantu menekan air mani saat pria mengalami orgame saat bercinta. Dari prostat inilah cairan putih akan berpadu dengan sperma membentuk air mani dan memberikan kontribusi produksi sebanyak 60 persen.

Sementara itu kanker prostat terjadi ketika sel-sel normal di kanker prostat berubah menjadi abnormal. Sel-sel abnormal ini lantas tumbuh makin meluas tanpa kontrol. Dalam perkembangbiakan itu, sel menjelma menjadi benjolan atau massa yang kemudian disebut tumor. Jika tumor ini tidak segera diatasi, maka bisa menginvasi organ lainnya lewat darah atau menyerang sel sehat di sekitarnya. Dalam kondisi seperti ini, tumor sudah menjadi ganas atau disebut kanker. Terkait kanker prostat, penyebaran itu kerapkali diawali dari sel sekresi pada kelenjar prostat.

Dikutip dari situs Dharmais, penyebab kanker prostat banyak faktornya. Kemungkinan faktornya didukung oleh kombinasi dari unsur genetik, ras, hormon, diet, dan lingkungan. Rata-rata kanker ini dialami pria berusia di atas 50 tahun. Sementara dari etnisnya lebih banyak dialami pria Amerika-Afrika yang memiliki risiko 1,5 samapai dua kali lebih besar dari ras lainnya.

Jika orang tua ada yang terkena kanker ini, kemungkinan menurun ke anak dua sampai tiga kali lebih besar. Orang yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak dapat pula lebih besar untuk mengalaminya. Faktor lainnya adalah tubuh pria terpapar oleh bahan kimia berbahaya yang dapat memicu kanker prostat, contohnya cadmium.

Gejala yang kemungkinan muncul yaitu kerap buang air kecil pada malam hari, tidak bisa mengontrol keluarnya air seni, nyeri saat kencing, merasakan pancaran air seni tidak normal, dan terasa tidak tuntas waktu kencing. Ini terjadi lantaran kelenjar prostat mulai membesar dan menghalangi jalan air seni. Ciri tersebut muncul pada stadium dini. Bila Anda merasakan gejala ini, sebaiknya periksakan ke dokter ahli untuk memastikan diagnosa yang jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda