Scroll to Top

Menu Bersantan Pengaruhi Terbentuknya Batu Empedu

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 01 Oct 2011

batu empeduPenambahan santan pada berbagai menu masakan cukup membuat “lidah bergoyang”. Contoh paling mudah adalah menu di restoran padang. Hampir semua olahan yang berkuah menggunakan santan. Seperti rendang atau sayuran. Kolak, yang menjadi favorit saat bulan puasa, juga tambah nikmat berkat santan.

Dibalik enaknya makanan bersantan, sebaiknya tetap memperhatikan porsinya. Jika terlalu sering dimakan, apalagi dengan porsi banyak, akan membahayakan kesehatan hati dan empedu.

Saat santan terlalu kerap dikonsumsi, kerja hati semakin berat untuk memecah lemak dari santan. Normalnya, hati akan memproduksi cairan sebagai media penyerapan lemak dan beberapa vitamin. Sewaktu lemak menumpuk, hati bekerja berlebihan dalam menghasilkan cairan empedu.

Cairan itu disimpan dalam kantong empedu. Makin berat lagi masalahnya jika seseorang punya kolesterol tinggi. Cairan empedu juga akan menyerapnya, selain lemak dari santan. Akibatnya,  ketika hati tidak mampu lagi mengeluarkan lemak dari tubuh, terbentuklah endapan dari kedua lemak itu.

Semakin lama, endapan akan mengeras. Lalu, terbentuklah batu empedu yang sama sakitnya seperti batu ginjal. Batu tersebut bisa masuk ke usus halus atau pada saluran empedu.

Kolestitis akut akan dirasakan saat batu berada di kandung empedu. Pecahan batu empedu ini menimbulkan sensasi sakit yang kuat. Gejalanya seperti sakit maag yaitu kembung, mual, sering bersendawa, atau buang gas. Dan, jika diberikan makanan berlemak, sakitnya akan tambah terasa.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala seperti sakit maag namun tidak sembuh-sembuh, mungkin patut dicurigai ada masalah lain dalam tubuh Anda. Sebaiknya periksakan sesegera mungkin untuk diagnosa lebih akurat sebeum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda