Scroll to Top

Daftar Kumpulan Puisi Chairil Anwar

By C Novita / Published on Tuesday, 19 Nov 2013

chairil anwar

Chairil Anwar adalah seorang penyair Indonesia yang dimasukkan dalam kategori Angkatan 1945 karena ia memang lebih banyak aktif menelurkan karya di kisaran tahun tersebut. Karena situasi perang kemerdekaan yang sedang terjadi pada Bangsa Indonesia kala itu, maka tak heran bila kebanyakan karya yang ia hasilkan bertema perang dan perjuangan.

Lahir pada 26 Juli 1922 di Medan dan wafat di 28 April 1949, Chairil Anwar meninggalkan sekitar 90 karya sastra berupa syair dan puisi. Sang ‘Binatang Jalang’ ini memang sempat dikabarkan menjiplak beberapa karya puisi penulis dari luar negri, menerjemahkan serta mengakuinya sebagai karyanya sendiri.

Namun begitu, nama besarnya tetap saja dikenang sebagai salah satu penyair yang turut memperkaya ranah literasi tanah air. Beberapa karyanya yang masih kerap dijadikan bahan pembelajaran sastra di sekolah-sekolah adalah seperti di bawah ini:

  • Puisi ‘Aku’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Semangat’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Hukum’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Taman’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Lagu Biasa’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Penerimaan’ (Maret 1943)
  • Puisi ‘Nisan’ (Februari 1942)
  • Puisi ‘Penghidupan’ (Desember 1942)
  • Puisi ‘Pelarian’ (Februari 1943)
  • Puisi ‘Hampa’ (maret 1943)
  • Puisi ‘Di Mesjid’ (29 Mei 1943)
  • Puisi ‘Dendam’ (13 Juli 1943)

Masih banyak lagi judul puisi karya Chairil Anwar yang dapat Anda baca pada buku Antologi Puisi Chairil Anwar “Deru Campur Debu” (1949) , “Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus” (1949), Tiga Menguak Takdir (1950), dan lainnya. Chairil Anwar tutup usia pada usia muda, 27 tahun, karena penyakit TBC yang ia derita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda