Scroll to Top

Tua Tidak Lagi Dilihat Dari Usia, Namun Kualitas Otaknya

By Ilham Choirul / Published on Friday, 22 Nov 2013

young_and_old_man

Sebuah studi mengungkapkan, untuk menjadi tua sebenarnya tidak melulu dilihat dari banyaknya angka pada umur seseorang. Justru yang lebih menentukan adalah kualitas dari otak seseorang. Jika dia mulai mengalami gangguan dalam berpikir hingga mengingat, bisa dikatakan bahwa kondisi tua sudah mulai menghinggapinya.

Dikutip dari Times of India, usia menengah atau tua kerap digambarkan pada orang-orang yang berusia mulai 53 tahun. Di waktu inilah banyak ditemui kasus masalah yang berhubungan dengan otak. Misalnya menjadi pelupa dan yang lebih parah mengalami Alzheimer. Keadaan fungsi otak inilah yang dapat dijadikan pembeda generasi muda dan tua. Otak cederung memilih berbagai aktivitas yang ringan dan kurang terobsesi dengan tantangan.

“Orang tidak lagi melihat “usia pertengahan” berdasarkan tanda numerik dan tidak cenderung menganggap diri mereka “tua” saat mereka mereka berada (di usia) 50-an dan seterusnya,” kata Paul Keenan, kepala komunikasi di Benenden Health.

Di antara tanda paling nyata dari tanda-tanda tua yaitu seseorang menjadi kehilangan gairah terhadap teknologi dan aktivitas sehari-sehari yang lincah. Dia tidak lagi menganggap ponsel, tablet, atau televisi sebagai suatu barang menarik. Dia juga kurang tertarik untuk mengikuti perkembangan informasi yang terjadi sehari-hari.

Justru sebaliknya, seseorang dikatakan tua kala dia mulai suka hal-hal yang santai dan enggan menggerakkan pikirannya. Misalnya lebih senang tidur-tiduran, berkebun, memberi makan burung, tidak mau berpikir berat berat, dan sebagainya. Gaya hidupnya mengikuti cara hidup orang usia tua pada umumnya.

Perlu dipahami, organ tubuh yang jarang dipakai maka kemampuannya akan menurun. Termasuk otak, jika jarang diasah kemampuannya pasti tumpul. Oleh karena itu, orang juga  dikatakan tua saat kerap menjadi pelupa dan tidak mampu menyelesaikan persoalan dengan memakai kerja otak yang ringan. Jadi, jaga dan asah terus kemampuan otak agar bisa hidup dengan semangat anak muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda