Scroll to Top

Penyakit yang Dapat Menular Karena Ciuman Bibir

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 27 Nov 2013

kiss

Ciuman bibir yang dilakukan bersama pasangan cukup membuat greget. Ciuman ini bukan saja menjadi pembuka dalam hubungan intim, tetapi juga sebagai langkah untuk menunjukkan rasa cinta. Belum selesai sampai di situ, ciuman dapat memberikan ketenangan pada pikiran karena terproduksinya hormon cinta (oksitosin).

Namun ciuman bibir juga bisa menjadi pemicu penularan penyakit. Kurang lebih ada lima jenis penyakit yang dapat menular lewat jalan ini:

  1. Sariawan. Sariawan disebabkan oleh infeksi di dalam rongga mulut. Lesi putih yang muncul di dalam mulut menjadi tandanya. Saat seseorang melakukan ciuman mulut dengan pasangannya, kuman penyebab sariawan dapat berpindah lewat air liur. Walhasil sariawan juga akan dirasakan oleh pasangan saat kondisi pertahanan tubuh memburuk.
  2. Radang tenggorokan. Penyakit ini dapat disebabkan oleh virus atau bakteri. Perpindahan penyebab radang juga bisa berpindah lewat air ludah saat ciuman. Radang tenggorokan membuat penderitanya mengalami sakit saat menelan dan area tenggorokannya membengkak. Biasanya penyakit ini sembuh sendiri saat sistem kekebalan tubuh menguat.
  3. Hepatitis. Penyakit ini cukup serius karena menyerang fungsi liver. Liver sangat penting dalam pengeluaran dan penetralan racun tubuh. Virus hepatitis dapat berpindah tempat saat orang yang berciuman memiliki luka, sekalipun sangat kecil. Virus masuk ke pembuluh darah lalu menginfeksi liver.
  4. HIV. Cara HIV menular juga seperti hepatitis. Diperlukan adanya luka mikro untuk perpindahan virus  dari penderita ke orang yang tertular. Ciuman bibir yang pelakunya memiliki luka di dalam rongga mulut sangat mungkin tertular.
  5. Infeksi saluran pernapasan. Penyakit yang mengganggu pernapasan dari penyebab bakteri maupun viirus dengan mudah dapat berpindah tempat melalui ciuman bibir. Berciuman dengan orang yang mengalami sakit pilek atau batuk, misalnya, cukup berisiko mengalami penularan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda