Scroll to Top

PSSI Persulit Pro Duta & Persepar ke ISL 2014 untuk Balas Dendam?

By Raditya / Published on Friday, 13 Dec 2013

La Nyalla - Djohar Arifin

PSSI telah memutuskan bahwa Pro Duta FC dan Persepar Palangkaraya tidak lolos verifikasi untuk Indonesia Super League (ISL) musim depan. Namun, keputusan PSSI ini dinilai sebagai upaya yang memang disengaja. Apakah PSSI mempersulit Pro Duta dan Persepar ke ISL 2014 untuk balas dendam kepada mantan petinggi PSSI di kepengurusan sebelumnya?

Untuk diketahui, Pro Duta dan Persepar adalah klub yang dimiliki oleh Sihar Sitorus dan Tuty Dau, dua eks anggota Exco PSSI sebelum digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) Maret 2013. KLB 2013 sendiri menjadi moment untuk mengembalikan posisi kubu La Nyalla Mattalitti (dulu bernama Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia atau KPSI) ke kursi jajaran pengurus PSSI.

Kecurigaan mengenai unsur kesengajaan dalam upaya pengganjalan Pro Duta dan Persepar ini diungkapkan oleh Tondo Widodo yang juga mantan petinggi PSSI sebelum KLB. Tondo Widodo berada di kubu yang sama dengan Sihar Sitorus dan Tuty Dau.

“Persepar dan Pro Duta adalah klub-klub yang paling depan dalam mendukung kompetisi Indonesian Premier League (IPL) agar tetap berjalan. Selain itu, dua klub tersebut identik dengan Tuty Dau dan Sihar Sitorus, dua mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, yang berseberangan dengan kepengurusan saat ini,” ungkap Tondo Widodo.

“Tuty Dau dan Sihar Sitorus kan masih melawan kepengurusan PSSI saat ini dengan membawanya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Lalu, kenapa klub-klub yang masih menunggak gaji pemain masih diberi kesempatan lolos? Menurut saya, ini merupakan sebuah pembalasan dendam (kepada Pro Duta dan Persepar),” tukas bekas Deputi Sekjen PSSI sebelum KLB 2013 ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda