Scroll to Top

Persik Kediri Seleksi Michael Ndubuisi

By Raditya / Published on Saturday, 04 Jan 2014

Michael Ndubuisi

Persik Kediri masih belum menemukan pemain asing yang dinilai layak untuk memperkuat tim Macan Putih di Indonesia Super League (ISL) musim depan. Setelah menjajal sejumlah legiun asing, kali ini Persik akan mencoba kemampuan bek tengah asal Nigeria, Michael Ndubuisi.

Sebelumya, Persik Kediri telah kedatangan Ebi Sukore (gelandang/penyerang), Sylvester Neufvik (gelandang), Muhamed Tornah (bek), dan Keido Toure (penyerang). Namun, dari keempat legiun asing tersebut, hanya Ebi Sukore yang masih bertahan. Sedangkan ketiga pemain lainnya terpaksa dicoret dari seleksi.

“Ketiga pemain itu baru kali pertama datang di Indonesia. Secara fisik mereka cukup bagus, tapi teknik mereka masih jauh dari harapan untuk berlaga di ISL. Kami ingin merekrut pemain jadi dan siap bersaing di kompetisi yang ketat,” ungkap pelatih Persik Kediri, Aris Budi Sulistyo.

Michael Ndubuisi sendiri berharap mampu memikat Persik Kediri untuk merekrutnya. Menurut pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini, Persik adalah klub besar yang ia mengaku sudah terlanjur nyaman dengan suasana Kota Kediri.

“Saya berharap bisa bertahan di sini hingga teken kontrak. Persik tim besar dan kota Kediri sangat menyenangkan,” ujar Michael Ndubuisi.

Pemain berusia 26 tahun ini sebenarnya bukan orang baru di kompetisi tanah air. Ia datang ke Indonesia pada tahun 2005 untuk memperkuat Persiba Bantul hingga tahun 2009 ditambah semusim lagi pada tahun 2012.

Selain itu, Michael Ndubuisi juga pernah membela Bandung FC di Liga Prima Indonesia (LPI), Persis Solo, Perseman Manokwari, dan terakhir memperkuat Persegres Gresik United di kompetisi ISL musim lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda