Scroll to Top

Fernando Torres Dua Gol, Chelsea Membantai Racing Genk 5-0

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 20 Oct 2011

 Fernando Torres Chelsea 5-0 Racing Genk

Januari lalu, Fernando Torres didatangkan dari Liverpool dengan berjuta harapan. Saat itu, Chelsea cuma memiliki deretan penyerang tua seperti Didier Drogba, Nicolas Anelka, atau Florent Malouda. Carlo Ancelotti dan Roman Abramovich berharap, pemain berusia 27 tahun ini tidak hanya menjadi pencetak gol rutin. Tapi juga menjadi penyegar barisan depan The Blues.

Namun, apa boleh buat. Musim lalu ia cuma mencetak 1 gol dan dianggap sebagai pembelian tergagal Chelsea. Bahkan, melebihi Andrii Shevchenko beberapa tahun lalu.

 

Sempat Setengah Terkutuk

Musim ini, keadaan nyaris sama menimpa Torres di awal kompetisi. Golnya tersendat. Permainannya kasar. Beruntunglah, kesabaran Torres berbuah. Dalam laga menghadapi tuan rumah Manchester United, ia mampu menghancurkan kutukan tak mencetak golnya.

Agresivitas Torres di Liga Inggris sempat terhenti gara-gara kartu merah saat melawan Swansea City. Namun, tidak demikian di Liga Champions.

Menjadi salah satu pemain paling bugar di kubu Chelsea, Torres membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Ia mencetak 2 gol dalam pembantaian Racing Genk di Stamford Bridge.

 

Empat Gol di Babak Pertama

Raul Meireles, gelandang baru asal Portugal, membuka keunggulan di menit 8. Tembakannya dari luar kotak penalti tak disangka oleh kiper Genk, László Köteles Bola meluncur ke sudut kiri gawangnya. 1-0.

Genk yang dikomandoi Kevin De Bruyne, berusaha tampil menggigit. Apalagi De Bruyne memiliki kepentingan lain. Ia adalah salah satu pemain bidikan Andre Villas-Boas. Tentu menyenangkan jika ia mampu tampil apik malam itu.

Bukan De Bruyne yang menjadi bintang. Malah, tiga menit setelah gol pertama, Chelsea menggandakan kemenangan. Torres memanfaatkan kerja Frank Lampard untuk mencetak gol pertamanya di Liga Champions berseragam The Blues.

Gol ketiga Chelsea berasal dari kerjasama Meireles-Torres. Raul Meireles menyisir sisi kiri pertahanan lawan sebelum memberi umpan kepada sang penyerang Spanyol. Tanpa ampun, tandukan Torres mengoyak gawang Genk.

Branislav Ivanovic menutup babak pertama dengan gol di menit 42. Dari sebuah tendangan bebas, tandukannya meluluhlantakkan Laszlo Koteles.

 

Balas Dendam Salomon Kalou

Berikutnya, giliran Salomon Kalou yang mencetak gol di babak kedua. Pada matchday 2, Kalou bertindak tolol dengan melakukan pelanggaran fatal di kotak penalti. Gara-gara hal itu, Chelsea pulang dengan 1 angka dari Valencia.

Kini, ia memperbaiki keadaan. Jose Bosingwa mengirimkan umpan cantik kepada Fernando Torres. Ketika sang striker utama gagal menaklukkan Koteles pada jarak dekat, bola mental ke arah Kalou yang segera memanfaatkan peluang emas. 5-0 di menit 72.

http://www.youtube.com/watch?v=wZoiujYDzZk

 

Kehidupan “Abadi” Andre Villas-Boas

Ini adalah kemenangan terbesar The Blues saat dikomandoi Andre Villas-Boas. Sebelumnya, mereka mencatat rekor pesta gol saat menumpas Bolton 1-5. Yang menarik, Chelsea mengemas 8 gol dalam 2 pertandingan terakhir. Rekor yang sangat impresif untuk klub yang dipimpin manajer berusia 33 tahun.

Yang jelas, dengan kemenangan ini, Chelsea bercokol di puncak klasemen sementara Liga Champions Grup E. Apalagi, salah satu lawan terberat, Valencia, didepak tuan rumah Bayer Leverkusen 2-1.

http://www.youtube.com/watch?v=lno0MIC3-FE

Mengingat target Roman Abramovich adalah memenangi liga tertinggi klub Eropa ini, rasanya hasil ini sangat memuaskannya. Sekaligus, meyakinkan publik bahwa Andre Villas-Boas bisa bertahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda