Scroll to Top

Ingin Diet? Kenali Kepribadian Anda Terlebih Dahulu

By Ika / Published on Tuesday, 25 Oct 2011

buka kulkas

Bagi wanita, tubuh langsing adalah impian. Wanita dengan berat badan berlebih pun rela melakukan berbagai macam diet untuk mencapai tubuh ideal yang mereka inginkan. Dari sekian banyak wanita yang melakukan diet, ada yang berhasil dan ada pula yang gagal.

Sebagaimana dikutip Sidomi News dari Daily Mail, Dr.Daniel Amen dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda-beda berkaitan dengan cara makan. Ia juga yakin bahwa diet akan lebih berhasil apabila seseorang tersebut mengenali kepribadiannya terlebih dahulu.

Ini dia macam-macam kepribadian dan cara diet yang tepat menurut Dr.Amen:

  • Compulsive Eaters

Ini adalah tipe seseorang yang merasa bahwa makan adalah keharusan dan ia selalu berpikir tentang makanan. Umumnya orang-orang seperti ini memiliki tingkat serotonin yang rendah (hormon dalam otak yang juga mengatur mood seseorang). Biasanya mereka juga lebih sering makan pada malam hari ketika mereka susah tidur.

Cara diet yang tepat adalah dengan mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat yang sehat (low GI). Mengkonsumsi makanan seperti pisang, salmon, teh herbal, ubi, atau kalkun bisa meningkatkan kadar serotonin untuk menenangkan otak. Lakukan olahraga seperti aerobik dan hindari makan pada sore hari.

  • Impulsive Eaters

Ini adalah tipe orang yang tidak memikirkan makanan terus-menerus (seperti pada compulsive eaters) tapi tetap tidak bisa menolak makanan yang ada di hadapannya. Orang seperti ini mengalami kendala pada bagian otak bernama prefrontal cortex atau PFC. PFC bekerja layaknya rem otak dan mencegah kita untuk membuat keputusan-keputusan yang buruk. Menurunnya aktivitas PFC bisa disebabkan oleh alkohol dan bisa berhubungan dengan menurunnya kadar dopamin (hormon dalam otak).

Hindari makanan berkarbohidrat tinggi. Pastikan Anda juga makan daging ayam, kalkun, telur, maupun yoghurt. Makanan-makanan ini akan membantu pembentukan dopamin.

Lakukan olahraga (minimal 30 menit sehari) untuk meningkatkan aliran darah ke otak dan menambah kadar dopamin. Hindari alkohol yang bisa merusak sitem otak.

  • Emotional Eaters

Ini adalah tipe seseorang yang akan makan banyak ketika merasa mood-nya buruk. Mereka biasanya akan makan dengan harapan perasaan mereka bisa jadi lebih baik.

Diet yang disarankan adalah meningkatkan konsumsi makanan seperti ikan, buah segar, sayuran berdaun hijau, maupun suplemen minyak ikan. Makanan seperti itu kaya akan asam lemak omega 3 yang memungkinkan Anda untuk terhindar dari rasa depresi. Menurut para ahli, rendahnya asam lemak omega 3 pada tubuh bisa ikut meningkatkan resiko depresi dan juga obesitas.

  • Anxious Eaters

Hampir sama seperti emotional eaters, ini adalah tipe seseorang yang mudah cemas dan ketakutan sehingga menimbulkan stres. Karena merasa terlalu cemas, ia biasanya malah akan mengkonsumsi makanan secara berlebihan, terutama terhadap makanan dengan kadar gula dan karbohidrat tinggi.

Diet yang tepat adalah dengan meningkatkan konsumsi makanan seperti brokoli, pisang, beras cokelat, jeruk, dan kacang. Makanan ini kaya akan asam amino glutamin yang bagus untuk membantu mengurangi tingkat kegelisahan dan kecemasan pada seseorang sekaligus dapat meningkatkan keberhasilan diet.

Lakukan yoga atau tai chi untuk membantu diet Anda. Kegiatan seperti ini cocok untuk latihan relaksasi, meditasi, dan juga latihan pernapasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda