Scroll to Top

ISIS Adalah Gerakan Pendirian Negara Kekhalifahan Islam di Timur Tengah

By Aditya / Published on Friday, 01 Aug 2014

Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State in Iraq and al-Sham (ISIS) merupakan sebuah gerakan yang bercita-cita ingin mendirikan negara Islam di kawasan Timur Tengah. Gerakan ISIS yang dipimpin oleh Abu Bakr al-Baghdadi ini telah menyebar di banyak negara dan ingin menyatukannya menjadi sebuah kekhalifahan Islam.

Meskipun sudah eksis sejak beberapa tahun sebelumnya, namun gerakan ISIS baru dideklarasikan secara resmi pada tanggal 9 April 2013. Kelompok ini didukung oleh berbagai kelompok atau laskar umat Islam di Timur Tengah, seperti kelompok pemberontak Sunni, Mujahidin, Al-Qaeda, Jaysh al-Fatiheen, Jund al-Sahaba, Katbiyan Ansar Al-Tawhid wal Sunnah, Jeish al-Taiifa al-Mansoura, dan lain-lain.

ISIS dikenal sebagai gerakan radikal garis keras dalam melakukan misinya, seperti dengan bom bunuh diri, menjarah bank, hingga melakukan pembunuhan massal, yang ditujukan terutama kepada warga muslim Syiah dan Kristen.

Gerakan ekstrim yang dilakukan oleh ISIS mengacu pada ideologi Al-Qaidah dengan mematuhi prinsip-prinsip jihad global. Diyakini, embrio ISIS bermula dari ideologi yang dianut oleh Ikhwanul Muslimin yang merupakan pelopor gerakan Islam yang terdapat di Mesir sejak tahun 1920-an.

Tujuan utama ISIS adalah membentuk negara Islam yang menjalankan syariat secara murni. ISIS berambisi mendirikan kekhalifahan yang meliputi beberapa negara di Timur Tengah, termasuk Irak, Suriah, Mesir, Lebanon, Israel, Yordania, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda