Scroll to Top

Kalau Tidak Impoten, Hindari Minum Obat Kuat

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 30 Oct 2011

tidak impoten jangan minum obat kuat

Kalau fungsi seksual Anda masih normal, tidak perlu mengonsumsi obat kuat untuk “menegakkan” penis Anda. Saat ini masih berkembang anggapan, semakin lama pria mampu menahan ereksinya dan lebih lama melakukan seks, dinilai sebagai pria “perkasa”. Padahal, menurut sebuah penelitian, waktu normal untuk bercinta hanyalah sekitar 7-13 menit. Setelah itu bisa menimbulkan kebosanan bagi pasangan.

Obat kuat juga punya efek samping yang mengkhawatirkan. Obat yang seharusnya dipakai oleh pria impoten ini umumnya menimbulkan reaksi pusing, jantung berdebar, sesak napas, pandangan kabur, muka memerah, dan gangguan pencernaan. Makin tinggi dosis yang dipakai, makin kuat pula efek sampingnya.

Salah satu zat yang terkandung dalam obat kuat adalah sildenafil sitrat. Zat ini punya tingkat keberhasilan sampai 89 persen untuk membuat pria impoten menjadi mampu ereksi. Sildenafil sitrat akan menghambat enzim fosfodiestrase yang mengakibatkan otot polos jadi rileks. Saat otot ini rileks, darah bisa mengalir lancar dalam penis sehingga menjadi ereksi. Sewaktu mengalami impotensi, bagian otot polos yang bernama korpus kavernosum mengalami gangguan.

Hanya saja, menurut penelitian dari Ottawa Health Research Institute, Kanada, mengatakan, risiko terjadinya  efek samping dari sildenafil sitrat 1,5 kali lebih besar dari pria yang memakai obat plasebo. Dan, jika Anda penderita sakit jantung, sekali pun mengalami impotensi, jangan sekali-kali mencoba obat kuat. Reaksinya bisa memicu serangan jantung dan membahayakan nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda